
Mereka juga berjoget dengan asiknya, yang seharusnya memasak cumi hanya berapa menit saja menjadi setengah jam lebih karena azell, Ais dan Vita yang memasaknya.
Jika saja mereka bekerja direstorant sebagai chefNya sudah pasti akan ditinggalkan oleh pengunjung yang tidak sabar menunggu pesanan masakannya jadi.
Tapi beruntung mereka memasak untuk ketiga cowok tampan itu.
" Emm.. Enak banget gaes.." Ucap Vita yang sudah mencicipi hasil akhir masakan mereka, juga memberi kedua jempolnya.
" Coba aku Cicipi. ." Sambung Ais yang langsung menyendokan cumi yang sudah matang itu kedalam mulutnya.
" Parah. Parah.. Ternyata ajib banget gaes.." Jawab ais tak kalah dengan Vita yang memuji masakan mereka.
" Ajib kata kamu.?? " Ledek Vita yang dapat cengiran dari Ais
" Oke gaes kalau gitu tinggal kita siapain dan bawa kedepan." Jelas azell kepada kedua sahabatnya.
Yang di acungi jempol oleh kedua sahabatnya. Setelah di rasa cukup menarik dan menggugah selera makan bagi siapa saja yang melihat masakan mereka, dengan segera mereka membawanya ke meja makan.
" Wah. Udah pada selesai ya masaknya..?? " Tanya mama kepada ketiga gadis cantik itu.
" Udah dong ma." Jawab azell yang dijawab mama dengan senyuman.
" Enak nggak nih..?? " Tanya mama lagi kepada mereka bertiga.
__ADS_1
" Cobain aja dulu ma.. Menurut kita sih enak.. Tapi ngak tau deh mama." Jawab azell lagi.
"Coba ya mama cobain.." Jawab mama yang diangguki oleh mereka bertiga. Tentu saja dengan perasaan yang sedikit was was.
" Hmmmm... Enak kok.. Kalian pinter masaknya.. Empuk juga cuminya.." Puji mama kepada mereka. Membuat azell , Ais dan Viya tersenyum senang dan melakukan tos kecil saking senangnya.
" Ehem." Deheman dari Abra membuat ketiga gadis itu menoleh.
Dan betapa terkejutnya mereka menyadari kedatangan Abra, adam dan juga Kiki.
Mereka saling pandang terkejut, sungguh mereka benar benar seperti terhipnotis oleh alunan musik yang mereka dengar tadi.
Niat awalnya ingin mengerjai ketiga cowok tampan yang sekarang sedang tersenyum menyebalkan kepada mereka.
Tapi dengan mudahnya mereka malah melupakan hal itu, dan ini sudah terlambat karena apa yang mereka masak sudah tersedia di atas meja makan.
Sungguh mereka kesal, dan mereka sama sama menyalahkan ketiga cowok tampan itu atas apa yang mereka lupakan sendiri.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Pukul 21.00 Malam, azell, ais dan Vita masih duduk didepan tv sambil asik mengobrol. Sungguh karena kekesalan azell kepada abra, membuat azell malam ini tak ingin tidur dengan suaminya.
Azell meminta Ais dan Vita menginap dirumahnya, dan itu sudah disetujui oleh abra, meskipun dari lubuk hati abra yang paling dalam terus mengumpat kesal, karena tidak bisa menghukum Zela malam ini.
__ADS_1
Abra , Adam dan Kiki duduk santai di ruang tengah, mereka hanya bisa menatap gadis gadisnya dari ruang tamu, tentu saja karena ketiga gadis cantik itu menolak untuk ditemani di ruang tv.
" Akh.... ****.. Bisa gila aku kalau gini terus." Kesal abra melihat azell yang malah asik dengan kedua sahabatnya tanpa memperduliknnya sama sekali.
" Sabar bra.. Bumil memang begitu.." Jawab Kiki mencoba menenangkan Abra.
" Libur semalam aja galau amat kamu..?? " Sambung adam meledek abra.
Abra hanya menatap Adam tanpa menjawab, setelah itu dia langsung memukul lengan adam cukup keras.
Membuat adam sedikit meringis kesakitan.
" Akh... Sialan kamj.. Kesal sama azell, aku yang kena." Ucap Adam sambil mengaduh sakit.
Abra memang sedikit kesal dengan azell yang begitu membuatnya tersiksa sekarang, sedari tadi siang ketika melihat azell memakai pakaian renang membuat Abra begitu menginginkan azell malam ini.
Tapi sial, azell malah dengan sengaja begitu menambah siksaan batinnya.
" Awas aja besok.. kamu pasti bertekuk di bawahku yank...." batin Abra yang terus memandangi azell dari kejauhan.
" Btw tidur yuk.. Lumayan ngantuk nih aku... Hoaammm...." Ucap Vita yang sudah merasa ngantuk.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote****...