
Dan Azell beruntung hanya dia yang selalu ditatap oleh Abra dengan tatapan mempesona ini. Tatapan yang mampu memenjara Azell berada di dekapan Abra, bahkan selalu tak ingin lepas dari Abra, membuat Azell selalu suka dan menikmati itu.
" Adik juga Sayang abang.. Lebih dari apapun." Jawab Azell mengulang kata kata Abra untuk dirinya.
abra tersenyum kepada Azell, kemudian dia mencium kening Azell, ciuman hangat dan tulus untuk Azell.
Mereka saling menatap kemudian tersenyum, sebelum akhirnya sama sama keluar dari mobil untuk menuju ke apartemen.
" Bang apa nggak apa apa kita pulang ke sini.?? Kemarin kita udah pulang Ke rumah bunda apa mama nggak apa apa.??." Tanya Azell yang khawatir jika nanti Ibu Martuanya akan marah.
" Nggak akan sayang. Mama udah tau kita pulang kesini." Jawab Abra yang memang tadi sudah memberitahukan mama terlebih dahulu.
Azell mengangguk lega, juga dengan seulas senyum yang manis, begitu juga dengan Abra yang membalas senyuman manisnya, tentu saja senyuman tampan Abra.
Mereka menuju apartemen dengan tangan yang sama sama bergandengan, bahkan sesekali A menopang dirinya pada lengan Abra. Romantis bukan...?? Semoga selalu begitu.
__ADS_1
Sampai di apartemen, Azell merebahkan dirinya dikasur yang begitu nyaman, diikuti oleh Abra yang berbaring di sebelahnya.
abra berbaring menatap langit langit apartemennya, sebelum akhirnya dia memejamkan matanya, bukan tidur Abra hanya ingin memejamkan matanya saja.
Mungkin karena akhir akhir ini begitu banyak masalah yang membuatnya berpikir keras, tapi sungguh Abra mampu menyelesaikannya dengan baik.
Bahkan ketika masalah Feli dengan azell pun abra sudah menyelesaikannya, meskipun begitu menguras emosinya, tapi pada akhirnya Feli menyerah untuk saat ini, lain waktu ntah lah, Abra belum memikirkannya.
azell menoleh ke arah Abra yang sedang memejamkan matanya, Azell fikir Abra benar benar tertidur.
Di usapnya lembut pipi abra, kemudian Azell setengah bangun untuk mencium pipi Abra.
Abra membuka mata dengan seulas senyum terukir di bibirnya, Abra tidak benar benar tidur, dia ingat jelas apa yang dilakukan oleh istri cantiknya barusan.
Membuat Abra tersenyum senang juga menggelengkan kepalanya, Abra berniat untuk menghampiri Azell di kamar mandi.
__ADS_1
Tapi akhirnya dia urungkan, Abra malah pergi ke dapur apartemen untuk membuatkan Azell makan malam.
Ya... abra berniat untuk memasak, makan malam mereka. Setelah dilihat kulkas masih cukup bahan makanan, Abra segera menunjukan aksinya.
Ya. Abra memanglah tampan, tapi jangan lupakan jika dia juga ahli dalam memasak, bahkan lebih ahli dari istrinya.
Abra mulai berkutat dengan bahan makanan juga peralatan dapur, sungguh jika saja wanita di luar sana melihat pemandangan sekarang ini, sudah dipastikan mereka akan menjerit histeri karena seorang Abra yang begitu terlihat sexy.
Oh... Gaes... Abra benar benar sexy. Azell sudah selesai dengan ritual mandinya, tapi dia tak mendapatkan abra di kamarnya, dengan segera azell mencari keberadaan suaminya.
Sampai akhirnya azell mendengar suara suara dari arah dapur, Azell sedikit tersentak, dia takut kalau ada orang jahat yang masuk ke dalam apartemennya.
" Astaghfirullah." Gumam Azell sedikit was was.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......