
" Parah sih itu, kamu ngalahin artis Zel." Jawab Vita.
" Ngaco kamu, artis lebih banyak kali dari ku." Jawab azell yang tidak membenarkan apa yang Vita katakan.
" Mungkin jatah artis perbulan emang lebih banyak dari kamu Zel, tapi kan jatah mereka di pake buat ini itu, sedangkan kamu di biarin numpuk di rekening, menurut aku sih kamu lebih uwu dari artis." Jelas Ais yang di jawab azell dengan gelengan kepala.
" Setuju aku Ais sama kamu, so aku boleh nambah kan Zel?." Ucap Vita dengan senyum kikuknya.
" Astaga.. Nggak tau diri banget emang ya kamu?." Ucap Ais kepada Vita.
" Biarin, teman kita banyak duit juga." Jawab Vita tidak mau kalah, Ais hanya menjawabnya dengan menggelengkan kepalanya.
Sedangkan azell memanggil Buk Kantin untuk memesan satu porsi soto lagi untuk Vita.
Di tempat lain, Abra sedang duduk sendiri di kelasnya.
Banyak teman kelasnya yang sedari tadi sengaja duduk di kelasnya untuk sekedar memandangi wajah tampan suami azell itu.
Terkhusus untuk para wanita tentutnya. Tidak lama adam dan Kiki datang menghampiri Abra yang sedang membalas pesan Tian.
" Tumben kamu duluan?." Tanya Adam kepada abra. yang di jawab Abra dengan menatap adam sebentar lalu kembali fokus pada ponselnya.
__ADS_1
" Kayak nggak tau aja kalau hari senin bininya sibuk." Kiki yang menjawab membuat adam mengangguk, Adam lupa kalau hari ini hari senin, pantas saja tadi pagi ketika bangun tidur sudah banyak sekali panggilan tak terjawab dari Ais.
Tiba-tiba ada 2 mahasiswi yang menghampiri mereka, lalu dengan genitnya memberikan coklat kepada Abra.
" Buat calon hot Daddy." Ucap mereka yang langsung berlalu pergi.
Tapi dengan berjalan yang sengaja di buat untuk menarik perhatian Abra.
Tidak ada respont dari Abra, karena Abra menganggap kedua gadis tadi yang baru saja memberinya coklat itu tidak ada.
Abra masih bersikap santai dan tenang seperti baru saja tidak terjadi apa-apa.
" Pesona Abra emang susah di tolak oleh mereka ki." Sambung adam membuat Kiki mengangguk.
" Buat kalian itu." Ucap Abra kepada kedua sahabatnya.
Dengan senang hati kiki mengambilnya, Kiki berniat untuk di kasihkan kepada Vani pacar kesayangannya.
Sedangkan Adam sekarang sudah sedikit berubah tidak sekonyol dulu, ketika Abra menerima banyak barang Dia dan Kiki yang akan dengan senang hati menerimanya.
" Kalau mau buat vita mending kamu beli sendiri Bro." Ucap abra seperti tau isi pikiran Kiki.
__ADS_1
Tentu saja Kiki terkejut tidak percaya, dia menggelengkan kepalanya dengan senyum.
" Udah kayak cenayang kamu abra." Jawab Kiki yang dapat senyuman dari abra.
Siang menjelang sore hari ini azell ikut abra untuk ke kantor Pamungkas terlebih dahulu sebelum mereka pulang.
Meskipun abra lebih suka dengan bisnis hotel dan caffenya. Tapi sekarang abra harus belajar agar menguasai berbagai bisnis di bidang apapun.
Setelah memarkirkan mobilnya azell dan abra masuk dengan tangan abra merangkul azell.
Karena memang azell yang jarang sekali ikut abra ke kantor membuat beberapa karyawan Kantor cukup terkejut melihat perut buncit azell yang begitu besar, bahkan mereka mengira jika azell bukan sedang hamil di usia kandungan 6 menuju 7 bulan, melainkan sudah 8 bulan.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak
__ADS_1