
"Aa' tidak lupa kan janji untuk jalan-jalan." Tanya Azell, Abra mengangguk
"Iya, terserah adik mau jalan-jalan kapan?." Jawab Abra
"Emmm enak nya kapan ya." Ucap nya sambio mengetuk-ngetuk bibir nya dengan jari telunjuk nya, Abra yang melihat itu jadi terfokus pada bibir istri nya
Abra tidak bisa menahan nya, ingin segera memanggut bibir tipis istri nya itu yang berwarna pink muda dan seperti sedang memanggil Abra untuk segera datang dan untuk menikmati nya, lalu tanpa aba-aba Abra maju ke depan lalu Abra segera memanggut bibir tipis istri nya itu.
"Emmm...gimanhmmmpppp." Azell lagi-lagu kaget mendapat serangan tiba-tiba itu, namun setelah sedikit tenang kini justru diri nya mengalungkan tangan nya pada leher Abra
"Bukammhh muluthhh adek, ikuti apa yang aa' lakuinnnn." Perintah Abra di sela-sela ciuman nya, Azell mencoba apa yang di perintahkan oleh suami nya itu.
Cukup lama Abra ******* bibir istri nya, membuat Azell memukul dada Abra agar berhentu, akhir nya Abra melepaskan tautan bibir nya itu.
"Aa' tuh, hos..hos... mau bikin aku mati kehabisan nafas ya." Ucap Azell dengan nafas yang tersendat karena aktifitas nya tadi bersama sang suami, suami nya mencium diri nya sangat bernafsu hingga membuat nya kehabisan nafas.
"Adek bilang apa? aa' tidak mau ya jadi duda muda." Ucap Abra tidak terima dengan perkataan Azell
"Huh.. lagian aa' kenapa sih sekarang suka banget main cium-cium tiba-tiba gitu." Sungit Azell, Abra menyengir memperlihatkan gigi putih nya
"Maaf deh." Cicit nys
__ADS_1
"Habis adik yang bikin aa' pengen cium adik terus sih." lanjut jya
"Lah!!! adik tidak ngapa-ngapain perasaan." Ucap Azell bingung dengan perkataan suami nya itu
"Maka dari itu, adik diam saja sudah bikin aa' seperti ini bagaimana kalau adik ngapa-ngapain." Ucap Abra dengan tampang menggoda dan alis di naik turun kan.
Grrrr Azell merinding.
"Apain sih tidak jelas banget ngomong nya." Ucap Azell
"Jadi perlu aa' jelas in nih!!!." Jawab nya lagi menaik turun kan alis nya
"Udah ah a', jangan meracuni pikiran aduk dengan pikiran aa' yang eror itu a'." Jawab Azell
"Udah deh!!! jangan berlagak pura-pura tidak tahu." Ucap Azell kesal dengan ekspresu muka tertekuk
"Ah ok ok ok he..he!!!, jangan begitu dong muka nya." Ucap Abra mengalah
"Seny dong dek, biar cantik." Bujuk Abra
"Gombal." Jawab Azell
__ADS_1
"Bener ih, teruz adik jadi nya mau jalan-jalan kapan?." Tanya Abra lagi
"Emmm nantu aja deh, kita kan di sini punya tugas jagain Rio a'." Jawab Azell
"Ya sudah kalau adik mau nya gitu." Jawab Abra
"Iya, terus itu bocah kemana a'." Tanya Azell
"Main game di taman belakang." Jawab Abra dan Azel hanya ber ooo lalu mengangguk
"Oh iya ponsel aa' mana?." Tanya Abra
"Ckk nih...sana main game." Ucap Azell bersamaan memberikan ponsel pada Abra
"Gak ah, mau main sama adik saja." Jawab Abra
"Adik tidak jago main game." Ucap Azell dengan polos nya
"Bukam main game, maksud aa'." Jawab Abra dan Azell menatap Abra
"Lalu?." Tanya Azell pada suami nya
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...To be continued...