
" Barusan aku ketemu anak baru itu." Jelas azell setengah setengah kepada Ais.
" Aldo maksud kamu?." Tanya Ais yang antusias, azell mengangguk pelan.
" Kok bisa??? Terus????." Tanya Ais lagi kepada azell.
" dia ngajakin aku ketemuan di taman depan, gila tidak itu." Jelas Azell lagi, membuat Ais seketika melotot karena terkejut.
" What??? Seriusan kamu??." Tanya Ais tidak percaya, azell mengangguk mengiyakan.
" Kok bisa Zell??? Wah parah!!!!." Ucap Ais lagi.
" Mana aku tahu, gimana dong???." Tanya Azell dengan bingung kepada ais.
" Ya sudah sih temuin saja, nanti aku temenin deh, nanti kan ada Vita juga yang mau ke sini." Jawab Ais akhirnya.
" Masa iya aku patah hati lagi." Sambung Ais dengan muka memelas nya.
Azell menoleh ke arah Vita bingung, tapi mereka langsung mengerti apa yang di maksud oleh Ais.
" tenang saja, hati aku sudah di borgol oleh Abang." Jelas Azell dengan tertawa.
__ADS_1
" Cie." Ledek Ais.
" Tapi tetap saja Aldo ngajakin kami ketemu Hua.." jawab Ais dengan nada di buat menangis.
" Hisss lebay kamu Ais, tidak usah mewek gitu, lagian Aldi cuma minta ketemu doang kali buka pacaran sama aku." Ucap Azell kepada Ais.
" Kamu enak ada kak Abra." Ucap Ais.
" Lha kamu kan ada kita atau.....???." Tanya Ais penasaran.
" atau kak Adam." Jawab azell dengan senyum kikuk. Ais langsung melotot ke arah nya, kemudian mengerucutkan bibir nya.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃 Abra masih berada di dalam mobil nya, setelah beberapa menit mobil nya terparkir rapi.
Tidak lama kaca mobil Abra di ketuk, Abra menoleh ke arah suara, ternyata Feli yang berada di sana.
Abra cukup terkejut juga kesal, pasal nya dia sangat tahu apa tujuan Feli, padahal sedari tadi yang Abra hindari tidak lain dan tidak bukan adalah Feli.
Ya cewek yang dari dulu terus mengejar nya, cewek yang begitu menggilai nya, meskipun tidak begitu terlihat, tapi Abra paham betul jika rencana Feli sangat lah halus dan rapi, sampai tidak ada orang yang mengetahui jika bukan diri nya juga Feli sendiri.
Bahkan Adam sendiri tidak begitu paham dengan semua rencana Feli.
__ADS_1
Dengan malas Abra menurunkan kaca mobil nya, dia menatap Feli sekilas lalu kembali menatap ke depan.
" Gue boleh masuk kan Bra???." Tanya Feli kepada abra.
" Ada apa?." Tanya Abra datar.
" bukain pintu nya dulu." Jawab Feli dengan senyum manis nya.
Mau tidak mau Abra membuka pintu mobil nya dengan segera Feli langsung masuk ke dalam mobil.
Ini benar benar membuat Feli senang karena bisa berada 1 mobil dengan Abra, Feli terus tersenyum.
" Katakan ada apa?." Tanya Abra masih dengan datar nya dan tidak lupa dengan nada yang sangat dingin. Feli menoleh ke arah Abra, dua mengamati wajah tampan Abra, begitu menawan dan dia sangat ingin bisa menjamah nya
" gue sangat menginginkan loe bra, menjadi milik gue seutuh nya." Batin Feli masih denga menatap Abra.
" Gue tahu hubungan loe dengan anak fakultas kedokteran itu bra." Ucap Feli kemudian, Abra menoleh ke arah nya tapi tanpa suara.
...❤️❤️❤️❤️...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......