
Kini mereka berdua sudah berada di mobil mewah abra .
Azell sedang membalas chat dari kedua sahabatnya , Ais berangkat dengan Adam , begitu juga Vita yang berangkat dengan Kiki.
Baik Adam maupun Kiki sekarang sudah seperti sopir pribadi Ais dan Vita saja , Seli jarang sekali membawa mobilnya dia akan di antar dan jemput oleh Adam , begitu juga pasangan Vita dan Kiki .
Azell meletakan ponselnya di tas , dia memilih untuk melihat jalanan yang sudah mulai macet ini .
" Masih ngantuk nggak ?. " Tanya Abra melihat Azell yang beridam diri .
Jujur saja Azell memang mengantuk dan capek , tapi mengingat sebentar lagi sudah akan ujian , Azell tidak boleh sering membolos seperti dulu , dia harus rajin berangkat dan belajar agar mendapat nilai yang memuaskan nantinya .
" Nggak kok . " Jawab Azell berbohong .
Padahal Abra tau betul jika Azell sangatlah lelah dan mengantuk , sangat terlihat memang .
" Yakin ?. " Tanya Abra yang di jawab Azell dengan menganggukan kepalanya .
" Pakai bohong kamu yank." Batin Abra melirik Azell .
" Aku kasih obat biar nggak ngantuk yah ?. " Tanya Abra membuat Azell langsung menoleh ke arah suaminya .
" Memangnya obat ngantuk apaan kalau bukan kopi ? Pikir Azell .
__ADS_1
Abra menepikan mobilnya dan berhenti di pinggiran jalan .
Azell melirik Abra sembari menautkan alisnya .
Fix Brayen akan membelikan kopi untuknya , pikir Azell lagi menerka - nerka .
Tapi dugaan Azell salah besar , karena kini Abra malah semakin mendekat dengannya , Abra mendekatkan wajahnya ke arah Azell .
Astaga Azell baru sadar kalau yang di maksud obat ngantuk oleh Abra yang pasti bukan kopi tapi .... ????
Cupp ...
Baru Azell bermain dengan pikirannya , Abra sudah mengecup bibirnya , Azell tidak menolak dia membiarkan Abra untuk menciumnya atau bahkan ***** * * bibirnya .
Abra semakin memperdalam ciumannya , bahkan jari - jari tangannya mulai nakal bermain dengan gundukan kembar Azell yang masih terbungkus baju nua .
Tapi tidak lama pintu kaca mobil mereka di ketuk oleh seseorang , membuat pasangan suami istri muda itu terkejut dan menghentikan aktifitasnya .
" **** , jerk !! . " Umpa Abra kesal melihat seseorang yang sedang berdiri di samping mobilnya .
Keesokan hari nya.
Azell sedang bersiap - siap ke Kampusnya . Hari ini Dia akan berangkat bersama Ais dan Vita dengan satu mobil .
__ADS_1
" Sudah mau berangkat yank ?. " Tanya Abra yang baru saja selesai nge gym .
Zela mengangguk , lalu menghampiri suami tampannya yang pagi - pagi sudah terlihat sangat menggairahkan .
" Hari ini aku pulang telat ya bang , mau nemenin Ais buat beli sovenir . " Jawab Azell seraya merangkulkan tangannya di leher Abra .
Padahal jelas Abra sedang berkeringat , tetapi seakan tidak menjadi masalah bagi Azell, toh di luaran sana banyak sekali wanita - wanita yang menginginkan posisinya sekarang ini .
" Oke , pulang ke kantor ya yank . " Jawab Abra seraya menatap Azell dengan tatapan menggoda .
Azell tersenyum , dia tahu maksud Abra yang memintanya untuk ke kantornya .
" Ada maunya pasti . " Jawab Azell seraya menarik hidung mancung Abra.
Abra hanya tersenyum lalu mengecup kening Azell . Sudah beberapa kali mereka memang melakukan pelepasan di ruangan kantor Abra .
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
...Mampir ke ceritaku yang lain ya kak...
__ADS_1