FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 240


__ADS_3

" siap kapten ku sayang." jawab azell dengan genit.


Abra hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja melihat setiap tingkah laku istrinya itu, andaikan sudah bisa dimakan pasti dimakan sama Abra tapi dia berpikir ulang tahan bra, tahan bra, tahan bra, berada di dalam pikiran Abra.


azell pun memilih novel yang akan dibelinya setelah itu menemani Abra mencari buku tambahan untuk persiapan ujian nasionalnya nanti dan entah buku apa lagi yang cari padahal sudah banyak buku referensi yang ada di rak buku meja belajar suami nya itu.


" sudah belum a'?." tanya azell


" sudah nih ayo bayar." ucap abra menggenggam tangan azell menuju kasir.


saat Abra sudah meletakkan buku bukunya juga buku Azell di meja kasir Feli datang.


" oh sudah Fel?." tanya Abra.


" iya ini sudah ketemu." jawab feli mengangkat buku yang dipegangnya Abra hanya mengangguk-anggukkan kepala nya saja sedangkan azell terlihat bodo amat.


" bukan nya Abraham anti sentuhan fisik sama lain jenis ya? sekarang kan mereka baru tunangan." batin Feli bertanya-tanya melihat Abra yang setia menggenggam tangan azell.


" kamu beli buku apa aja bra?." tanya Feli hanya pada Abra ingat hanya pada Abra.

__ADS_1


" tambahan buat persiapan UN." jawaban Abra namun fokusnya pada azell di sampingnya Feli melihat meja kasir dan ia melihat buku-buku yang dibeli Abra.


" itu buku parenting sama keharmonisan rumah tangga kamu beli itu juga?." tanya Feli, azell mendengar pertanyaan itu menoleh pada Abra suami nya mengangguk Azell melototkan mata nya.


" iya itu punya kakak aku tadi nitip." jawab azell sebelum Abra berbicara kembali bisa gawat kalau suami nya mengiyakan buku itu milik nya.


" oh kirain punya kamu bra." lagi-lagi Feli mengabaikan azazel azell memutar bola matanya malas Abra diam tak mengeluarkan suara lagi kasir buku memberitahu kan jumlah uang yang harus dibayarkan Abram mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah ke kasir tersebut.


setelah membayar Abra menggandeng tangan azell keluar melihat itu Feli langsung menginstruksi.


" Bra jangan pulang dulu tungguin aku." ucap Feli.


" sini dek aa' aja yang bawain bukunya itu." ucap Abra mengambil alih kantong plastik yang berada di tangan azell.


" nah akhirnya pekak juga kan berat nih bukunya aa' tebel tebel banget." jawab azell.


" kalau nggak kuat bilang dong sayang." ucap Abra dengan senyum.


" adik kan nungguin aa' inisiatif peka apa tidak." ucap azazel santai lalu duduk di bangku yang berada di samping nya.

__ADS_1


" kalau aa' tidak peka gimana coba?." tanya Abra ikut duduk di samping azell.


" ya mangkanya belajar peka dong a' oke." jawab azel menoleh pada Abra lalu mengangkat tangannya di hadapan Abra dengan ibu jari dan jari telunjuk disatukan menjadi huruf O.


" iya iya aa usahain buat adik tersayang." jawab Abra.


" good good good." balas azell dengan mengangguk kan anggukan kepala nya.


" ah iya aa' nanti mampir beli bobo dulu ya aa'."ucap azell.


" siap tuan Putri." jawab Abra mencubit hidung azazel dengan gemes nya.


" terimakasih pangeran ku." balas azell mencubit pipi Abra tak kalah gemas.


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


......Jangan lupa, Like dan Vote......

__ADS_1


__ADS_2