
" Hai...hai....hai.... apa kalian ini gak lapar? anteng banget nonton dramanya." Ucap Bunda yang keluar dari kamarnya
" Heheheh, abis seru bunda, jadi lupa kalau laper." Jawab Gina
" Kalian ini, sekarang sudah selesai kan? makan dulu gih dek ajak mereka makan, adek juga makan nanti maag nya kambuh." Ucap Bunda
" Gak usah bun, ngerepotin jadinya." Jawab Amel
" Udah gak apa-apa, anggap aja ini rumah sendiri, bunda tadi sudah masak loh, masa gak mau nyicipin masakan bunda!." Ucap Bunda
" Wahh kalau Vita sih mau bun." Ucap Vita antusias
" Yeee!!!!," sorak ketiga temannya kepada Vita dan Bunda hanya tertawa melihat tingkah anak gadis di depannya
" Kalau makan aja cepet." Sindir Amel
" Iya dong." Jawab Vita bangga
" Udah-udah, gak pa-pa sekarang kalian makan ya, Dek ajak temannya ke meja makan gih." Perintah bunda, Azell mengangguk
" Yuk gaes makan dulu." Ajak Azell dan ketiga temannya menurut dan mengikuti Azell ke meja makan
Setelah mereka makan, mereka kemblai ke ruang tengah, bunda Azell masih duduk di sofa dengan ponsel di tangannya, Azell CS mendekati bunda
__ADS_1
" Nda.... serius banget sih." Ucap Azell sebelum duduk di karpet
" Eh udah makannya?." Tanya bunda dan yang di tanys mengangguk
" Gimana masakan bunda?." tanya bunda kembali
" Enak banget bun, Vita aja tadi nambah." Ucap Vita, Gina dan Amel hanya menggelengkan kepala, Vita itu memang akan semangat jika membahas hal yang lain berkaitan dengan cogan dan makanan. kalau Azekk lebih pro ke makanannya.
" Hihihi, kamu kayak adek ya doyan makan." Jawab bunda
" Doyan cogan juga bun." Tambah Gina sontak membuat mereja semua tertawa, Vita hanta meringus kikuk
" Kok bunda ketawa emang tau cogan itu apa?." Tanya Vita
" Kok bunda tau, gaul banget nih bunda." Balas Vita"
" Adek suka ngomong gitu kalau sama abang-abang nya." Jawab mereka hanya ber ooo ria saja
" Tapi ya bun, beneran enak banget masakan bunda. Puji Amel
" Iya bun, cookies nya juga enak, kapan-kapan kita boleh makan disini lagi kan bun?." hehehhehehe Tanya Gina
Boleh, tapi bayar." Bulan bunda yang menjawab melainkan Azell
__ADS_1
" Ckk perhitungan banget kamu." Ucap Amell, Azell hanya tertawa tentu saja itu hanya gurauan saja
" Adek ini... ya boleh dong, bunda malah senang kalau kalian suka masakan bunda." Ucap bunda, mereka memekik senabg, tiba-tiba ponsel bunda berbunyi
" Siapa bun.?" Tanya Azell
" Bang Dewa!." Jawab bunda
" Wah angkat bun angkat." Bunda pun menggeser tombol hijau teryata itu panggilan video
" Assalamualaikum bunda " Ucap salam Dewa dari seberang sana
" Wa'alaikumsalam abang, tumben nelpon bunda jam segini?." Tanya Bunda, Azell dan teman-temannya masih diam
" Abang kangen sama bunda, iya ini lagi free nda, bunda sama ayah apa kabar?." Tanya Dewa
" Alhamdulilah baik bang ayah belum pulang, abang sendiri gimana kabarnya?." Tanya balik bunda
" Alhamdulilah baik, tapi rindu bundaaaa " Ucap Dewa dengan nada sedikit manja, Azell menahan tawanya, abangnta itu kalau bersama bunda bisa seperti anak kecil, teman-temannya melirik Azell seakan bertanya kenapa.
Azell oun membisikkan mereja bahwa abangnya tidak oernah bersikap seperti ini jika bukan dengan bundanya, mereka mengangguk paham,.....
...⚘⚘⚘...
__ADS_1
...To be continued...