
" Sudah sekarang adik tiup lilin nya dulu ya, jangan lupa berdoa." Ucap Abra menatap Azell, Azell pun mengangguk pasti menatap suami nya, sebelum meniup lilin Azell menadahkan ke dua tangan nya sejajar dengan dada untuk berdoa, setelah itu meniup lilin nya dengan semangat.
" Yeayyy." Teriak semua orang bertepatan saat Azell mematikan api di kue ulang tahun nya dan tidak lupa meniup terompet ulang tahun.
Abra mendekat ke arah Azell mencium kening Azell.
" Woii, ingat woi di sini banyak jones." Teriak salah satu sahabat nya, namun Abra tidak menghiraukan.
" Happy birthday sayang." Bisik Abra tepat di telinga Azell, setelah itu Abra mengecup pipi Azell singkat, sontak membuat para jones yang berada di sana heboh kembali, sedangkan para orang tua hanya terkekeh.
" Aaaa so sweet, Vita jadi iri deh." Celetuk Vita.
" Tenang saja, ada Abang Kiki di sini." Timpal Kiki yang berdiri di samping Vita.
" Halah modus kamu." Ucap Novan mengeplak kepala Kiki yang lain hanya menggeleng kan kepala melihat mereka berdua.
" Adik hampir frustasi tahu tidak seharian ini, kalian tuh benar benar jahat, tapi adik sayang." Ucap Azell menatap satu persatu anggota keluarga nya dan sahabat nya.
__ADS_1
" Ck! Lebay kamu kan." Cibir Rio.
" Aku timpuk juga nih anak." Balas Azell dengan tangan yang sudah terangkat ke atas seperti siap memukul.
Sebelum Azell benar benar melangkah terlebih dahulu Abra meraih pinggang istri nya, Rio pu sudah menyembunyikan diri nya di samping sang mama.
" Sudah jangan di ladeni, Rio cuma iri saja." Ucap Abra menenangkan Azell, Azell menatap Rio tajam sekilas, sedangkan Rio hanya nyengir.
" Aa' juga bikin kesel adik." Ucap Azell menatap Abra.
" Kalian pada juga ngeselin banget, jadi karena ini ya kalian semua diemin aku hah?." Perhatian Azell kini teralih pada sahabat nya.
" Kita juga hanya membantu sobat kita yang ingin memberikan kejutan untuk istri tercinta di hari ulang tahun nya." Ucap Novan bangga, Azell lantas menatap Abra, Abra hanya nyengir.
" Maaf sudah bikin adik kesal." Ucap Abra pelan, Azell membuang nafas nya, dia sebenar nya marah dan kesal tapi mengingat Abra melakukan hal itu untuk memberikan kejutan untuk nya, marah dan kesal menguap begitu saja.
" Abang juga pulang tidak bilang bilang adik." Ucap Azell cemberut.
__ADS_1
" He he he surprise dek." Ucap Devanno.
" Iya dek, gimana berhasil kan surprise nya?." Arnat kini angkat bicara, Azell mengangguk, tidak menyangka juga semua nya berkumpul di sini, apalagi Arnat yang tengah hamil besar.
" Dedek nya juga mau ikutan ngasih surprise buat onty nya ini dek." Ucap Erlan mengelus perut besar Arnat yang berada di samping nya.
" Uwuuuu. I Love u dedek." Ucap Azell mendekat ke arah Arnat.
" Cuma dedek saja nih?." Ucap Arnat.
" Semua nya dong ha ha ha." Jawab Azell, yang lain nya hanya geleng kepala.
" Oh iya, masih ada satu surprise lagi dek." Ucap Devanno.
" Oh ya? Kado ya? Mana mana nih kado kalian juga kok tidak ada." Ucap Azell melihat sahabatnya dan sahabat suami nya, yang mendapat respon dengusan kesal dari mereka, tetapi mereka tetap mengeluarkan kado yang telah mereka Persiapkan dan di letakkan di meja kosong di hadapan nya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......