
Vita mengangguk tanpa menjawab , membuat Azell dan Ais saling pandang lalu dengan gemas mencubit pipi Vita.
" Auw .. Zezel Is is, awas ya kalian . " Ucap Vita shok menantang , tapi nyatanya tidak melakukan apa - apa .
Vita masih kesal sembari mengelus pipinya , Azell dan Ais semakin tertawa melihat muka merah Vita karena menahan kesal akibat ulah mereka .
" Zel jangan di nakalin dong bebeb Gue , nanti Arsha Gue sunatin . " Ucap Kiki melihat pacarnya yang sedang di bully oleh kedua sahabatnya .
" Jangan di sunat terlalu dini dong Ki, punya Arsha masih belum panjang kayak punya Daddy nya . " Sambung Adam ambigu , membuat Kiki tertawa terbahak , sedangkan Azell , Ais dan Vita sedikit malu dengan pembahasan Adam dan Kiki yang terdengar nyelneh dan sedikit vulgar itu .
" Ngaco aja Kak Adam sama Kak Kiki, Gue usir nanti . " Ucap Azell kesal , tapi malah semakin membuat Adam dan Kiki tertawa .
" Ampunn Mommy Alcha . " Ucap Adam dan Kiki barengan yang terdengar begitu menyebalkan dan mereka semakin tertawa menjadi .
__ADS_1
Ais dan Vita saling pandang , lalu dengan segera mereka berdiri dan menghampiri kedua cowok tampan yang sedari tadi asik bermain playstation tapi juga meledek ketiga gadis cantik itu dengan perkataannya .
Dengan segera Ais menarik telinga Adam sampai membuat Adam terkejut dan merasa sakit di telinganya , begitu juga dengan Vita yang menarik telinga Kiki sampai membuat Kiki merasakan sama seperti apa yang Adam rasakan , sedangkan Azell tertawa jahat melihat Adam dan Kiki yang terlihat seperti kucing takut pada tikus .
Dan kini Abra sudah tertidur di samping Arsha , tadi Arsha memang di baringkan di ranjang Azell dan Abra , tidak lama terasa ada pergerakan dan sentuhan pada wajah Abra.
Abra membuka matanya pelan , lalu terlihatlah bayi tampan dan montok yang sedang memandangi nya dari samping , bahkan Arsha memainkan tangan nya pada wajah Abra, seakan membangunkan Daddy nya .
" E ... ae .... " Ucap Arsha tidak begitu jelas , bahkan suara Arsha masih terdengar seperti gumaman .
Abra tersenyum lalu mencium pipi Arsha dengan penuh kasih .
" Apa sayang ? mau apa anak Daddy ? hmm ?. " Tanya Abra yang sedang berbicara kepada anak nya . Arsha tidak membalas lagi , tapi dia tersenyum sangat manis , bahkan Arsha yang masih 2 bulan saja sudah terlihat begitu tampan , bagaimana nanti kalau dia sudah besar ? Ah ... Seperti nya Abra akan lewat dengan pesona Arshaka .
__ADS_1
" Haus ya anak Daddy ?. " Tanya Abra sembari menciumi tangan Arsha yang tadi usil bermain di wajahnya , dan lagi - lagi Arsha menjawab nya dengan senyuman .
" Jagoan Daddy kok senyum terus ? jangan tebar pesona gitu dong sayang , nanti kalau Mommy lihat Arsha ganteng gini menurun dong pesona Daddy . " Ucap Abra seakan khawatir Azell menganggap Abra tidak lagi tampan , tentu saja karena ada jagoan kecil nya yang lebih menggemaskan dan tampan dari nya sekarang .
" Ehem ... Takut banget Mommy berpaling , Arsha Daddy ternyata nggak percaya dirian ya ?. " Cletuk Azell yang ntah sudah berapa lama berada di kamar .
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
...Mampir ke ceritaku yang lain ya kak...
__ADS_1