FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 488


__ADS_3

" Oke.oke.. Gue juga mau balik.. Silahkan kalian bertempur.Pesan gue pelan pelan saja kasihan calon ponakan.." Jawab Adam membuat Abra tersenyum kesal kearahnya.


" Kak Adam .. Pergi...! " Usir Azell yang udah siap melemparkan bantal sofa ke arah Adam.


" Kabur." Jawab Adam sambil ngacir keluar juga dengan terkikik geli. Kini suasana kembali sepi, tapi karena memang sudah begitu larut malam.


Abra tersenyum ke arah Azell, begitu juga dengan Azell yang tersenyum ke arah Abra. Mereka menuju ke kamar untuk menuju ke alam mimpi.


Sampai di kamar Azell segera merebahkan tubuhnya, diikuti oleh Abra dari sampingnya.


" Kalau ngantuk harusnya tidur dulu yank." Ucap Abra yang merasa kasihan karena Azell harus menunggunya begitu lama.


" Ngak ngantuk kok bang ini iuga masih melek gini." Jawab Azell menjelaskan kepada Abra.


" Pengen ditengokin ya babynya..?? " Tanya Abra sambil menaik turunkan alisnya.


Tentu saja Azell sangat terkejut, bukan ingin menolak tapi ini sudah begitu larut malam, dan Azell memang sebenarnya sudah merasa ngantuk.


Hanya saja sedari tadi dia tahan agar terlihat masih siap untuk menemani Abra. Ntah kenapa juga Azell merasa sedang tidak ingin melakukannya.


Cup..

__ADS_1


Abra mencium bibir Azell sekilas, lalu kembali mencium keningnya.


Bahkan Azell dibuat terkejut berkali kali oleh perlakuan Abra, Azell belum juga menjawab Abra sudah menyerangnya.


Azell menatap Abra begitu dalam begitu juga dengan Abra yang menatap Azell, Abra tau jika Azell sudah merasa ngantuk, sangat terlihat jelas dari matanya.


Cupp.. Kembali Abra mencium bibir manis Azell, rasanya begitu candu untuk Abra, ingin rasanya melakukan lebih tapi Abra tau ini bukan waktu yang tepat, Abra juga tidak mau egois memaksakan kehendaknya.


Tapi tidak memikirkan Azell juga calon anaknya yang harus beristirahat sekarang ini.


" Tidur yank.. Sudah malam." Ucap Abra yang diangguki oleh Azell dengan pelan, juga seulas senyuman manisnya.


" Love you too baby." Jawab Abra begitu lembut dan terdengar jelas oleh azell.


Abra masih memandangi wajah ayu Azell, wajah yang tidak pernah membuat Abra bosan untuk menyentuh juga memandangnya.


Tidak akan pernah bosan, karena perasaan Abra untuk Azell begitu tulus dan dalam, bahkan tidak bisa digambarkan atau diungkapkan.


Biarkan Azell sendiri yang merasakan betapa besar rasa sayang dan cintanya. Sampai akhirnya Azell benar benar tertidur, Abra masih memandangi wajah Azell dengan senyum tampannya.


Tidak lama Abra bangun dari tidurnya untuk menuju kamar mandi, sedari tadi Abra belum membersihkan diri.

__ADS_1


Tapi Azell bisa tertidur didekatnya, benar benar laki laki perfect, Abra mandi atau tidak buat Azell tidak menjadi masalah.


Nyatanya Azell bisa tertidur pulas sekarang, tanpa azell protes bau kepada Abra.


Setelah selesai dengan mandinya, Abra kembali menuju kamarnya, kali ini Abra mandi begitu kilat, mungkin karena malam yang sudah begitu larut.


Abra mengecup kening Azell, lalu perut Azell setalah itu, dia ikut merebahkan dirinya menuju alam mimpi.


Hingga pagi hari yang cerah ini, kedua suami istri muda itu masih sama sama tertidur pulas di tempatnya.


Sinar matahari mulai menerobos masuk melalu celah jendela, Azell bangun terlebih dahulu.


Sedangkan Abra masih dengan mata terpejamnya, Azell jadi senyum senyum sendiri melihat wajah tampan Abra.


Sering sekali ketika dia bangun terlebih dahulu selalu saja memandang wajah tampanAbra terlebih dahulu. Tak pernah bosan dan memang tidak mungkin membosankan untuk Azell.


...❤️❤️❤️❤️...


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...

__ADS_1


__ADS_2