FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 585


__ADS_3

Menurut Vita, Kiki sangatlah terang terangan dengan perasaanya kepada Vita, meskipun Vota suka itu tapi dia masih malu.


" Cieee..Cieee. ais keduluan Vita nih." Sambung azell yang sukses membuat Vita dan Kiki tertawa, sedangkan Ais terdiam tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Azell.


" Nggak apa apa dong.. Yang penting jangan lupa aja makan-makannya." Jawab Ais.


" Siap ... Kalian doain aja ya.. Biar teman kalian nggak ragu sama perasaan Kakak buat Dia.." Jawab Kiki yang sukses membuat azell dan Ais saling pandang, lalu melakukan tos kecil bersama.


Sedangkan Vita semakin di buat terkejut berkali kali lipat oleh ucapan Kiki.


Fix.. Kiki benar-benar udah ngebet banget mengungkapkan perasaanya kepada Vita secara tidak langsung.


😭😭😭😭😭😭


Sedangkan kini Abra duduk di ruang tunggu sambil terus memijat pelipisanya. Rasanya sudah habis air matanya untuk menangisi azell, yang sekarang harus dia lakukan adalah banyak-banyak berdoa agar azell cepat sadar dari pingsannya.


Abra menghampiri mama dan juga Adam yang sedang berdiri di depan pintu. Jujur saja mama saat ini sangatlah ingin tertawa sendiri karena menunggu ruangan yang kosong tidak berpenghuni sama sekali.


Tapi sudah dibikin sedemikian rupa seperti layaknya ada pasian yang berada di sana. Lengkap dengan peralatan medis lainnya.

__ADS_1


" ma .. Sampai kapan seperti.??? Aku harus masuk Ma. Aku harus ketemu Azell.." Ucap Abra yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan istrinya.


" Sabar Abra. Tunggu sebantar ya Nak." Jawab mama dengan muka di buat sesedih mungkin.


" iya sabar bra. sampai azell pulang kuliah." Batin adam terkikik karena sudah tahu dengan sandiwara yang mama buat.


" Tenang abra.. azell pasti akan baik-baik saja .." Sambung Adam kepada Abra.


" Gimana aku bisa tenang.. Sementara istri ku sedang berbaring di sana Dam..?? Dan ini semua salah aku." Jawab Abra dengan nada tinggi.


Adam dan mama saling pandang lalu tersenyum, jujur saja ada rasa kasihan dan tidak tega juga melihat abra yang begitu kacau saat ini.


Sampai akhirnya Dokter yang juga di suruh mama untuk berpura pura menangani azell datang menghampiri mereka.


" Tuan abra.. Sebentar ya saya akan memeriksa istri anda terlebih dahulu." Ucap si Dokter membuat abra kesal bukan main.


Bagaimana bisa sedari tadi azell di biarkan terbaring sendiri di ruangan itu. Sementara Abra sedari tadi ingin menemui azell saja tidak diperbolehkan.


" Kenapa tidak dari tadi Dok..?? Akh.. Brengs*k.. Saya bisa pecat anda sekarang juga." Jawab Abra yang sudah emosi.

__ADS_1


" Bra.. Cukup nak." Sergah mama kepada abra.


" Maaf Tuan Abra dari tadi saya sibuk.. Ada banyak pasien yang harus saya tangani dulu." Jawab Dokter itu yang sukses membuat Abra semakin emosi.


Buughh...


Abra memukul Dokter itu sampai membuat Dokter jatuh tersungkur. Dengan segera Adam dan mama menenangkan Abra.


" Cukup...! " Teriak seseorang membuat abra menoleh ke arah asal suara.


Betapa terkejutnya Abra melihat azell yang sedang berdiri sambil menatapnya.


Abra langsung berlari dan memeluk azell.


Abra memeluk azell dengan erat, seakan tidak ingin lagi melepaskan, apa lagi sampai meninggalkannya kembali dengan jarak yang jauh, karena jauh dari azell membuat Abra benar-benar gila, Abra tidak akan mampu menahan rindu yang begitu menyiksa dirinya.


" Ini kamu yank....?? Ini beneran kamu kan yank..?? " Ucap Abra masih terus memeluk azell dengan erat.


...❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...


__ADS_2