
" Coba aja " Tantang ais membuat Vita terkikik sendiri, pasalnya memang Adam berada di sana dan Adam sudah pasti tau bagaimana tingkah keduanya barusan.
" Sudah dong.. Kalian ini kebiasaan ya nggak pernah akur" Sambung azell kesal, membuat Ais dan Vita saling menyalahkan tapi juga masih cekikikan.
" lya temen sekaligus sepupu Kak Dam " Jawab azell membuat Adam mengangguk.
Pantas saja Alya menatap Abra dengan pandangan mata yang berbeda rupanya karena mungkin Alya pernah bertemu bertemu dengan Abra sebelumnya, pikir Adam.
" Al.. Kenalin ini Kak Adam... Sahabat tapi juga saudara Abang, dan sekarang sudah jadian sama Ais." Ucap Zazell memperkenalkan Alya dan juga Ada.dengan lengkap.
Alya dan Adam saling mengangguk dengan senyum.
" Zela ih... Malu t9au " Ucap Ais malu, membuat Azell tersenyum.
" Nggak usah malu Mi, apa yang di katakan azell kan emang bener " Jawab Adam kepada Ais, tentu saja apa yang Adam katakan semakin membuat Ais bertambah malu, tapi memang begitu adanya jadi Ais mengangguk dengan senyum malu-malu.
" What! " Ucap azell dan Vita kompak.
" Miii????? " Tanya azell dan Vita lagi dengan kompak.
__ADS_1
Seketika membuat Ais tersadar jika baru saja Adam memanggilnya dengan sebutan Mi.
Ais menatap Adam tajam, sedangkan Adam hanya tersenyum tampan tanpa dosa ke arah Ais membuat Ais semakin mengibarkan bendera peperangan dengan Adam.
Ingat Dam.. Kamu tidak bisa seperti Abra, yang jika orang tercinta kamu sedang ngambek bisa di rayu di atas ranjang, karena Ais masih menjadi pacar dan belum khalal jadi rasakan sajalah.
" Udah lah yank.. Makan dulu tuh mienya, baby kita sampai kelaperan" Suruh Abra kepada azell.
" Tapi bang" Ucap azell terpotong oleh jari Abra yang di tempelkan pada bibir Azell.
" Ssssttt. Cepet makan, sebentar lagi abang sama Adam ada kuliah siang soalnya" Jelas Abra yang membuat azell dan Vita menurut.
Tapi tetap saja azell dan Vita akan menanyakan masalah itu lagi, ntah nanti di kelas atau ketika pulang kuliah.
Ais harus bersiap dengan jawabannya. Alya melihat Abra yang begitu romantis kepada azell, bahkan Abra termasuk orang yang tidak banyak bicara, sedari tadi hanya sibuk dengan ponsel dan sesekali ikut tertawa dengan ocehan ketiga gadis cantik dan juga Adam di depannya ini.
Sungguh setelah lebih tahu tentang Abra membuat perasaan Alya semakin bergejolak.
" Eh... Gue masuk dulu ya" Pamit Alya kepada mereka.
__ADS_1
" Lho.. Nggak pesen dulu Al? " Tanya azell yang di jawab ya dengan gelengan kepala.
" Nggak usah Zel.. Diet " Jawab alya sekenanya dan berlalu.
" Astaga. Tubuh kecil gitu diet. Lalu bagaimana dengan tubuh aku yang bohai ini " Celetuk Vita membuat semua yang berada di sana langsung menatap Vita.
" Huaha..ha.ha..ha.. Bohai dari mananya rata gitu kok" Sindir Ais, membuat Vita memanyunkan bibirnya.
"Tapi Vita itu cewek paling imot dan manis di kampus ini" Sambung azell dan Ais barengan, sembari memeluk Vita dengan penuh kasih sayang.
Abra dan Adam saling pandang dan menggeleng, memang wanita itu ribet, sedari tadi mau makan masih saja terus mengobrol, bahkan mungkin sudah sekitar 10 menit, waktu yang hanya digunakan untuk mengobrol saja.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote**...
__ADS_1