
" Sudah ah ayo masuk." Azell hendak berdiri namun di cegah oleh Abra.
Cup....
" Ih Aa' tidak lihat tempat banget sih, kalau ada yang lihat gimana?." Tanya Azell yang malu karena suami nya mencium di gazebo, ia takut kalau sampai ada yang melihat nya
" Nyata nya tidak ada tuh." Jawab Abra acuh.
" Sudah yuk, lanjutin di kamar " ucap Abra lagi lalu menaik turun kan alis nya.
" Isssh, lanjut saja sendiri." Azell pergi masuk ke dalam dan meninggalkan Abra sendirian di gazebo.
" Ya kan, harus ada partnernya dek, wk wk wk." Ucap Abra terkekeh mengekori Azell.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Kini Anda sudah rapi dengan baju Koko putih nya
" Masya Allah imanku." Puji Azell melihat suami nya terlihat sangat uwu di hadapan nya.
" Masya Allah juga makmum ku." Balas Abra tersenyum manis pada Azell yang duduk di atas tempat tidur dan sudah rapi menggunakan gamis putih berwarna navi lengkap dengan kerudung pasmina nya, terlihat sangat cantik natural.
__ADS_1
" Uhuuu jadi malu." Ucap Azell senyum senyum menutupi wajah nya.
" Yah jadi kepedean deh " Abra duduk di samping Azell.
" Ihhh ngerusak suasana saja sih." Azell meninju pelan perut suami nya.
" Ha ha ha, tapi beneran Masya Allah kok " ucap Abra menangkup ke dua pipi Azell lalu menempelkan kening nya pada kening Azell, hidung mereka saling bersentuhan.
" I love you My Wife " ucap Abra menatap sayang mata Azell.
" I Love You too My Hubby." Jawab Azell
Mereka masih kondisi saling mendekat dan tanpa jarak, saling pandang satu sama lain, tiba tiba pintu nya terbuka.
" Astaghfirullah, kita salah timeming Rio!." pekik Devanno di samping nya, sedangkan Azell dan Abra tentu saja terkejut.
" Ishhh! Kalian tidak bisa ketuk pintu dulu Napa?." Ucap Azell kesal.
" He he he, sorry kirain kalian tidak lagi gituan." Jawab Devanno dengan cengiran.
" Gituan apa sih, tidak jelas." Ucap Azell.
__ADS_1
" Bang, sudah kali nutupin mata ku ini." Protes Rio yang mata nya masih di tutup oleh tangan Devanno.
" Eh, eh sorry cil!." Ucap Devanno lalu melepas tangan nya dari mata Rio.
" Ehem, ada apa bang?." Sekarang Abra yang sudah berdiri di dekat nya dan bertanya.
" Oh itu kalian di tungguin di bawah, kalian tidak turun turun mangka nya aku di suruh panggil kalian berdua." Ucap Devanno.
" Ck." Azell bercedak kesal.
" Ya elah dek, maaf, entar bisa di lanjutin lagi kok, ya kan Bra, Yuk lah turun ke bawah." Ucap Devanno langsung menarik Abra yang sudah berdiri di hadapan nya, sedangkan Azell melototkan mata nya pada sang Abang.
" Sudah sabar kak, nanti masih ada waktu lagi buat dua dua an.," Ledek Rio sebelum benar benar turun.
" Awas ya kalian pada " geram Azell.
Mereka Devanno dan Rio tertawa puas, karena telah menjahili Azell, bagi mereka adalah hal yang menyenangkan, sedangkan Abra menggerutu agar mereka berhenti menjahili istri nya, tahu sendiri kalau Azell kesal bagaimana.
Acara pengajian dan syukuran Arnat berlangsung lancar dan khidmat, setelah selesai semua anggota keluarga berkumpul di ruang tengah untuk sekedar berbincang bincang, tidak di sangka bunda nya memberikan kabar mengejutkan khusus nya bagi Azell karena selama ini Azell itu begitu dekat dengan Abang pertama nya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......