
" Kamu suka sama bang Abra kak?." Tanya Azell pada Nova
" Iya." Jawab Nova cepat, Azell sedikit tersentak kaget, Nova pun menyadari hal itu
" Kok kaget gitu??? kamu suka ya sama bang Abra?." Ucap Nova yang menuduh Azell, Azell hanya mampu menggelengkan tapi di hatinya "Iya."
" Udah jujur saja dek, gue memang suka sama bang Abra tapi bukab suka yang gimana-gimana, gue cuma suka karena kagum aja, lagian cewek mana yang tidak suka lihat cogab coba, ha...ha....ha...ha..." Jelas Nova di akhiri tawa
" Iya juga ya." ucap Azell dalam hati
Azell lega mendengar penuturan kakak kelasnya itu, ia kira saingannya akan bertambah, ternyata dugaannya salah. "Alhamdulilah." pikirnya, walaupun Abraham sudah menegaskan kalau dia mencintainya, dirinya harus was-was terhadap pelakor, dirinya harus berani melawan pelakor yang sedang marak saat ini, jangan sampai kalah dan dirinya juga harus benar-benar memastikan perasaannya pada suaminya itu.
" Dek...kok loe diem." Tegur Nova melihat Azell terdiam hanyut dalam fikirannya
" Ehh...."
" Kalem aja dek, gue sudah punya pacar, jadi jangan takut bakal saingan sama gue untuk dapetin bang Abra ha....ha...ha...ha..." Ucap Nova
__ADS_1
" Apaan sih kak gak jelas kamu tuh." Ucap Azell
" Tidak perlu kamu suruh kak, aku juga udah deket sama suami gue ha...ha...ha...haa." Lanjutnya dalam hati
" Tapi dia itu cuek banget sama cewek dek, kalau loe emang gak kenal deket, sama kayak kembarannya." Ucap Nova
" Kak Adam?." Tanya Azell dan Nova menganggukan kepalanya, gocha tepat sasaran
" Tapi masih mending bang Abra sedikit ramah." Ucap Nova dengan menegaskan kata sedikit, Azell tertawa dalam hati." Ha...ha...ha... kakak balok es sepertinya benar-benar mempunyai kepribadian ganda." Guman Azell dalam hati
" Dengar-dengar loe sama teman-teman loe deket sama mereka ya?." Tanya Nova
" Iya sih gue setuju, mereka juga tidak sombong, tapi ya perbedaannya di dua manusia tadi, ha...ha...ha.." Azell ikut tertawa
" Dosa kamu kak, ghibahin mereka. ha...ha...ha...ha..." Ucap Azell
" Loe juga lah." Jawab Nova dan Azell hanya nyengir saja, benar juga dirinya kan ikut membicarakan mereka
__ADS_1
" Eh tapi gue lihat-lihat bang Abra beda deh sikapnya ke loe dek, lebih deket gitu dek..." Ucap Nova
" Ah.. beda apanya sih kak? sama perasaan." Potong Azell dari pada terbongkar nanti
" Beda dek, jangan-jangan loe pacaran ya sama bang Abra? backstreet ya ngaku loe." Ucap Nova sedikit berbisik dengan tatapan menyelidik dan tangan yang menunjuk-nunjuk Azell
" Ha...ha...ha...ha apaan sih kak, ngaco deh, udah ahh jangan bahas ginian." Elak Azell
" Wah benear ya dugaan gu...." Ucapnya terpotong
" Udah sih kak, jangan ngaco, loe tidak pulang ya kak?." Tanya Azell sambil melirik jam
" Astagfirullah!!!." Ucap Nova menepuk dahinya. Azell mengerutkan dahi menatap Nova
" Gue udah di jemput cowok gue di depan, haduh telat lima belas menit nih, kasihan cowok gue nungguin." Ucap Nova setelah melirik jam yang ada di tangannya
" Lagian sih, kamu malah asik ngobrol sama aku kak, ha...ha...ha...ha..." Jawab Azell sambil menertawakan kakak kelasnya itu
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...To be continued...