
Awal nya Azell yang masih sibuk dengan pikiran nya, langsung tersadar dengan apa yang di lakukan oleh suami nya, azell pun membalas Ciu.... Man dari suami nya, selama beberapa menit mereka saling beradu bibir sambil tangan Abra berusaha melepaskan baju tidur seksi yang sedang Azell gunakan.
tapi Azell yang masih tersadar segera memegang tangan suami nya sambil berkata....
" Bang jangan di sini, ini dapur." Ucap Azell dengan suara terbata bata dan nafas yang ngos ngosan.
Tapi Abra tidak menjawab nya sama sekali, Abra dengan tatapan memangsa langsung mengangkat tubuh Azell dan langsung menyandarkan Azell ke dinding kemudian kembali me.... Lu..... Mat bibir Azell tanpa ampun. Azell yang takut terjatuh, akhir nya melingkar kan ke dua kali nya ke pinggang sang suami, dan mengalungkan ke dua tangan nya ke leher Abra sambil membalas permainan dari sang suami yang sudah bertambah buas itu, mereka melakukan itu selama beberapa menit dan karena merasa hampir kehabisan nafas Azell langsung memalingkan wajah nya ke samping sambil berkata....
" Bang nafas adik hampir habis, Abang kenapa sampai seperti ini, seperti orang kelaparan saja." Tanya Azell sambil menatap ke samping. Dan Abra yang sedang mengambil nafas juga sambil menyandarkan muka nya di dada Azell langsung menjawab.
__ADS_1
" Abang sudah tidak bisa nahan sayang, sudah lama Abang menunggu saat ini, entah mengapa Abang seperti orang yang sedang akan berbuka puasa." Ucap Abra sambil mengecup gunung yang ada di depan mata nya itu.
Karena Abra yang merasa tidak puas saat bermain di dapur, langsung menggendong Azell di depan seperti anak koala, menuju kamar mereka, Abra merebah tubuh Azell di atas tempat tidur. Abra langsung membuka semua pakaian yang menempel di tubuh nya, dan setelah itu dia menatap Azell dari ujung rambut sampai ujung kaki sambil berkata. " Kamu cantik luar dalam sayang." Kata Abra dengan mata sayu nya.
Abra langsung membungkukkan tubuh nya di atas tubuh Azell, Abra tanpa banyak kata langsung membuka juga pakaian sang istri lalu melemparkan nya begitu saja tanpa arah.
Abra me.... lu.... mat bibir sang istri dengan halus lalu tangan nya tidak tinggal diam, ia me.... re.... mas salah satu gunung yang selama ini ia pegang, ia cium dan ia minum, ia merasa semakin hari ukuran gunung itu semakin besar, awal memegang nya dulu sangat kecil dan sekarang telapak tangan Abra saja tidak muat, Abra merasa bangga kepada diri nya sendiri karena ia telah berhasil membuat gunung milik nya itu semakin menantang.
Abra tidak tinggal diam setelah itu ia langsung menuju telinga serta belakang telinga Azell.
__ADS_1
Azell menggeliat seperti cacing kepanasan, sampai sampai ia mengeluarkan suara laknat itu, Abra yang mendengar suara itu tersenyum, ia sudah mengerti kalau istri nya itu sudah mulai masuk ke dalam permainan nya.
Abra terus mengeksplorasi cetakan cetakan dan meninggalkan jejak di setiap apa yang telah ia datangi.
Tangan Abra turun ke hutan rimbun yang berada di bawah sana.
" Hangat, basah" dua kata yang keluar dari bibir Abra.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......