
Pukul 12 malam , Azell bolak balik dari posisi tidurnya , padahal baby Arshaka sudah tidur sedari tadi , sedangkan Abra sedang di ruangan kerjanya yang kebetulan dekat dengan kamar mereka .
Azell melirik ke bok kecil dan lucu yang berada di sebelahnya . Dia tersenyum melihat bayi montoknya sudah tertidur , kemudian kembali mencoba memejamkan matanya tapi tetap sama , Azela masih saja susah untuk benar - benar tertidur .
Karena kesal dengan dirinya yang tidak kunjung bisa terlelap , akhirnya Azell memutuskan untuk menemui Abra yang masih berada di ruang kerjanya yang berada di rumah .
Tumben sekali suaminya bisa betah lama di sana , biasanya juga dia akan bermalas - malasan jika mengenai urusan kantor Papa nya .
Tok ... Tok ... Tok ....
Azell mengetuk pintu terlebih dahulu .
" Siapa ?. " Tanya Abra dari dalam ruangan .
" aku bang. " Jawab Azell
" Masuk sayang . " Suruh Abra kepada Azell .
Dengan segera Azell masuk ke dalam ruangan kerja Abra . Terlihat suaminya masih duduk di kursi yang akan menguras habis otaknya untuk memikirkan tentang pekerjaan .
" Kenapa belum tidur ?. " Tanya Abra melihat Azell yang sudah duduk di pangkuannya saat ini .
__ADS_1
Tidak ada lagi rasa malu apa lagi canggung , mereka sudah cukup tahu satu sama lain , dari dalam dan luarnya .
" Nggak bisa tidur . " Jawab Azell jujur .
" Minta di nananina dulu kan ?. " Tanya Abra sengaja menggoda Azell .
Bahkan kini tangan Abra sudah melingkar di pinggang istrinya .
" Mulai deh mesumnya . " Jawab Azell membuat Abra tersenyum .
Dengan nafas yang sudah mulai menderu , Abra mulai mencium leher jenjang istrinya itu .
Mereka juga saling ***** * * bibir masing - masing , jika susah untuk tidur memang lebih baik ena - enaan , toh mereka juga sudah suami istri , tidak akan dosa , malah akan mendapat pahala .
Abra sangat suka bermain di area itu , rasanya yang empuk dan kenyal membuatnya seperti ingin terbang melayang ketika menjamahnya , apa lagi Azell yang merasakan sentuhan Abra , dia sudah tidak bisa menahan suara desahannya menahan nikmat .
Baru juga tadi pagi mereka melakukannya , tapi kini sudah sama - sama menginginkan lagi , nyatanya yang bikin nikmat itu memang membuat candu .
Ceklek .
" Astaga .... " Ucap Mama tidak percaya melihat anak dan menantunya yang sedang pemanasan untuk berperang .
__ADS_1
Mama datang sembari membawa Arshaka di gendongannya . Bayi tampan itu menangis karena haus , beruntung mama yang merasa tidak enak dalam hatinya melihat ke kamar Azell dan Abra .
Betapa terkejutnya mama melihat cucu kesayangannya berada di dalam kamar sendirian dalam keadaan menangis .
Memangnya kemana kedua orang tuanya sampai membiarkan anaknya berada di kamar sendirian di tengah malam seperti ini .
Mama memang sering menengoki cucu kesayangannya itu , jika pintu kamar terkunci mama akan mengurungkan niatnya dan kembali ke kamarnya .
Tetapi jika tidak mama akan melihat dari depan pintu . Tidak jarang mama sering melihat Abra dan Azell yang tidur dalam keadaan berpelukan atau pun saling membelakangi .
" Mama . " Jawab Azell yang begitu malu ke gep oleh Ibu Martuanya .
Rasanya seperti ketahuan jika dirinya sedang menjadi maling di rumah ini .
" Oh **** , panjang lagi ini pasti ceramahnya . " Umpat Abra sedikit kesal .
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1
...Mampir ke ceritaku yang lain ya kak...