
Tanpa disadari Amel telah menjadi seseorang yang banyak bicara tidak seperti biasanya yang hanya berbicara seperlunya.
" Calon mertua kamu itu hahaha ledek Azell Amel hanya berdecak sebal.
" Benar emak kamu aja udah ngerestuin tinggal tunggu undangannya kita." Ucap Azell dan semuanya tertawa kecuali Amel yang cemberut menatap sahabatnya.
Setelah puas mendengar cerita Amel, mereka berencana menonton drama Korea baru. Amel mengambil laptop nya dan Vita menyerahkan FD yang sudah berisi file drama tersebut.
Saat akan membuka file drama tersebut, pintu di ketuk dan muncul lah mama Amel di ambang pintu.
" Ada apa ma?." Tanya Amel pada sang mama
" Kalian lagi ngapain?." Tanya mama balik.
" Mau nonton Drakor ma." Jawab Amel.
" Pending dulu, itu di luar ada Andrean, suami nya Clow sama teman teman nya." Jawab mama Amel, Azell membulat kan mata nya tidak percaya, bagaimana bisa mama Amel tahu kalau ia sudah menikah, lantas Azell melirik Amel, Amel menyengir.
" Mama aku sudah tahu aku yang cerita tenang aman kok." Bisik Amel yang tahu akan kekagetan sahabatnya itu azel hanya menghela nafasnya lega.
__ADS_1
" Kalian keluar ya temuin Mereka, nonton drama nanti saja." Setelah berucap seperti itu mama Amel yang keluar dari kamar Amel tanpa menunggu jawaban dari para penghuni kamar.
" Eh bentar, Andrean siapa?." Tanya Gina bingung, Azell pun mengangguk menyetujui pertanyaan dari Gina.
" Kak Candra, kan nama nya kak Candra, Andrean Candra Hananta." Bukan Amel yang menjawab melainkan Vita.
" Nah." Ucap Amel menunjuk Vita, yang arti nya ucapan Vita benar.
" Masih aja Vit jadi agen FBI " celetuk Gina, Vita hanya menyengir
" Tante sudah tahu kalau si Clow sudah nikah Mel?." Tanya Gina.
" Iya, karena aku yang aku yang cerita, he he he." Amel tertawa.
Mereka pun keluar kamar menuju ruang tamu di sana sudah ada mama Amel yang duduk bersama mereka dan berbincang-bincang.
" Suami Clow ganteng ya di lihat dari dekat ternyata." Ucap mama Amel, Abra tersenyum.
" Ah Tante biasa saja." Ucap Abra dan mama Amel tersenyum.
__ADS_1
" Calon mantu mama juga sama ganteng nya kok ini." Ucap mama Amel yang menatap Candra.
Candra menjadi serba salah tingkah di akui sebagai calon menantu, tapi sesaat ia meringis karena ia sudah di tolak terlebih dahulu dengan putri nya.
" Mama ih." belum sempat Chandra membalas pujian calon mertuanya eh hehehe ama sudah terlebih dahulu memotong.
" Nah ini mereka sudah keluar ya udah Tante tinggal ya." ucap Mama Amel pergi meninggalkan sekumpulan remaja di sana Mama Amel peka juga dengan urusan anak remaja ha ha ha.
Azell menatap Abra.
" Kok Aa' ngusulin adik kesini, adik kan belum minta di jemput." Ucap Azell.
" Adik ngapain aja? Kok di hubungi tidak bisa?." Abra bertanya balik, kening Azell berkerut tanda dia bingung, pasal nya ponsel nya tidak berbunyi sama sekali, dan detik berikutnya Azell membuka slim bag nya lalu mengambil ponsel nya untuk mengecek.
" Astagfirullah banyak sekali." Pekik Azell melihat ponsel nya sudah banyak mised call dari bang Dewa.
" Sorry A', ponsel adek mode pesawat." Jawab Azell menyengir tanpa dosa dan membuat Abra membuang nafas berat nya
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......