
" Ishh gombal." Jawab Azell
" Beneran adik, aa' suka adik, cinta aa' hanya untuk adik seorang." jawab Abra
" Gombalin aja terus, biar adik kayak cokelat yang kena panas, meleleh." Ucap Azell sambil menghadap ke depan
" Cakep!!!." Ucap Abra seperti sahutan jika ada yang berpantun
" Adik bukan ngepantun ih." Ucap nya kesal, Abra hanya terkekeh
" Tapi aa'!!!! uuuh so swett juga, uwuuuu my hubby." Lanjut nya mencubit lengan dan memukul-mukuk lengan Abra gemas
" Aduh, masa bales nya di pukul, cium dong." Ucap Abra memegang ke dua tangan Azell agar berhenti
" Oh cium ya?." Tanya Azell, Abra mengangguk semangat
" Oke, cupp." Azell mencium pipi Abra
" Bukan di siti dek, tapi di sini." Ucap Abra menunjukkan bibir nya sendiri, lantas membuat Azell memundurkan kepala nya, lalu berusaha menarik tangan nya dari cekalan suami nya
" Ih gak mau a'." Ucap Azell
" Kenapa? ayolah dek." Rayu Abra
" Gak ih, nanti di lihat orang tahu." jawab Azell
__ADS_1
" Tidak ada yang lihat." sangkal Abra
Gre**p**----
Abra menarik tangan Azell sedikit kencang hingga tubuh Azell menubruk dada nya
Azell yang di tarik seperti itu kaget dan mendongak menatap Abra, mata nya bertemu dengan mata hitam Abra, Abra semakin menundukkan wajah nya, sasaran nya adalah bibi merah muda milih istri nya
Pelan-pelan mendekat...semakin dekat...Azell memejamkan mata nya...bibir merema sudah sedikit menempel...
Ceklek
Pintu mobil di buka oleh seseorang, ya orang tersebut adalah Rio
" Assalamualaikum." Mereka berdua terlonjak kaget lalu memisahkan diri dari posisi nya, salah tingkah ya mereka salah tingkah karean Rio membuka pintu mobil dengan tiba-tiba di saat ke dua kakak nya lagi berciuman
" Shittt, Rio sialan!!!!." Umpat Abra dalam hati
" Woi, salam gue gak di jawab." Ucap Rio yang kini sudah duduk di kursi penumpang
" Wa....Wa'alaikumsalam." Jawab Azell, Rio menangkap hal aneh antara ke dua kakak nya itu, Rio mengerutkan kening nya
" Kok loe pada gugup gitu? seperti habis ke Ge**p* aja." Ucap Rio, sedetik kemudian diri nya sadar sesuatu
" Oh My God!!! jangan-jangan gue ganggu kalian lagi ya?."
__ADS_1
" Ya ampun I'm sorry brother, I'm sorry sister*. Mangka nya kan gue bilang selalu kunci pintu." cerocos Rio lalu terkekeh geli
" Bisa diem gak!." Ucap Abra tegas
Rio memberenggut takut dan diam melihat Abra seperti itu, tapi dalam hati nya masih menertawakan kakak nya, Rio memang adik jahil
" Sok bule loe, terus loe lama amat sih, pacaran dulu ya loe!." Tuduh Azell
" Enak aja, emang loe kak duaan di mobil." Ledek Rio pada Azell
" Ahkkk Rio kampret." Umpat Azell dalam hati
" Yo, turun aja gih!!!." Ucap Abra datar pada Rio
" Wadawaaa, si aa' marah." Bathin Rio
" Oke-oke sorry, tadi ada tambahan pelajaran nah pas bel pulang eh guru nya masih anteng aja jelasin materi, mangka nya lama." Jelas Rio Azell manggut-manggut
" Ohhh begitu,,, ya udah a' lets go berangkat yuk." Ucap Azekk menyuruh suami nya menjalankan mobil nya
" A' beli makan dulu dong, Rio lapar belum makan tadi siang." Ucap Rio
" Mau makan apa?." Tanya Abra
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...