
" Mata ini selalu nakal." gumam azell sambil mengusap pelan mata Abra yang masih terpejam.
Hidung mancung Abra yang membuat nafas teraturnya bahkan dapat Azell rasakan karena jarak mereka yang terlalu dekat sekarang ini.
Kemudian dia beralih ke bawah pada bibir manis abrahah bibir yang merah untuk seorang laki-laki dan azel sangat suka itu.
Azell terus memandangi bibir Abra sambil menggigit bibir bawahnya terbayang ketika bibir indah itu Sesang bermain nakal dengan diri nya.
Azell jadi senyum-senyum sendiri selalu saja dia bertingkah konyol ketika suaminya masih terpejam dengan segera azel mengenyahkan bayangan konyolnya.
Azel melirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 05.20 pagi tentu saja azel sangat terkejut.
" Astaghfirullahaladzim selama itu aku pandangin Abang." gumam aja yang akan langsung berdiri dan bangun secara perlahan.
Tapi dengan sigap Abra menariknya lagi sampai azel kembali tertidur disampingnya azel tentu saja terkejut dengan apa yang dilakukan oleh suami tampan nya itu.
Azell menatap Abra yang ternyata masih memejamkan matanya mungkin Abra sedang mengigau pikir azell.
Tapi tidak lama azal dikejutkan dengan suara serak abra begitu seksi ya begitu terdengar seksi di telinga azel benar-benar deh bukan hanya wajah wajah yang membuat wanita mengaguminya bahkan suaranya pun sangat memabukkan.
__ADS_1
" mandi bareng." ucap Abraham dengan suara seksinya masih dengan memejamkan kedua matanya.
Azell menatap abra bingung, pasalnya abra masih memejamkan matanya dan Azel masih mengira jika abra sedang mengigau.
" Iya, bilang aja iya." sambung Abra lagi membuat azel yakin jika Abra saat ini benar-benar sedang mengigau.
Abra membuka matanya perlahan dilihatnya azel yang berada di depannya menatap abra dengan keterkejutannya.
" Cantik." 1 kata yang keluar dari bibir Abra bahkan tidak terdengar oleh azelll karena persis seperti gumaman yang sangat pelan.
Abra mencium bibir Azell pelan juga singkat membuat azell bertambah terkejut karenanya.
" akh, mata ini mata yang selalu memabukkan untukku." batin azel.
Mereka saling bertatap mata untuk waktu seperkian detik, jantung azel mulai terpompa cepat sungguh tatapan mata Abra selalu saja membuat nya seperti tidak bisa berkonsentrasi azel mulai terbuahi sampai akhir nya.
" Ehem." Deheman ringan Abra membuat azel gelagapan.
Apa-apaan ini abra, momen yang akan romantis berubah menjadi canggung dan kikuk seketika tapi untuk azel tentu nya sedangkan Abra tersenyum tipis dengan tingkah istri cantik nya itu.
__ADS_1
Azell mengalihkan pandangannya untuk sedikit mencairkan suasana.
" Abang, adik mandi dulu." Ucap azell untuk menghilang kan kecanggungan yang dia rasakan.
" mandi bareng." Jawab Abra singkat. Azell menatap Abra seperti memastikan.
" Tadi Abang bilang kita mandi bareng kan." jelas Abra lagi pada Azell.
Tentu saja asal terkejut lagi dan lagi, berarti tadi suami nya tidak sedang mengigau.
" Abang sudah bangun dari tadi???." Tanya azel yang entah kenapa nada nya sudah sedikit kesal.
Baru saja dia merasakan kecanggungan tapi sekarang dia sudah berubah ah benar-benar mood azel gampang sekali berubah sekarang ini.
" Iya dan Abang pengen kita mandi bareng." jawab Abra kembali mengulang kata-kata nya tadi.
...❤️❤️❤️❤️...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......