FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 566


__ADS_3

jujur saja mereka sedikit terpesona dengan ruangan yang belum pernah mereka lihat itu, merek masuk kedalam dengan sangat hati hati .


Menghampiri azell yang sudah tertidur sejak tadi.


" Ya ampunn ni anak molornya seperti gini..." Ucap Vita melihat keadaan azell.


"Namanya juga lagi galau Vit.. Biarin aja lah.." Jawab Ais membuat Vita tersenyum.


Mereka akhirnya membaringkan tubuh di sebelah azell, tapi masih mata mereka melirik sana kesini melihat isi kamar azell, dan betapa terkejutnya ais saat melihat foto azell dan abra sedang berciuman di pasang di pojokan lemari.


" Astaga... Gila mereka.." Gumam Ais membuat Vita menoleh ke arahnya bingung.


" Apaan sih Ais..?? " Tanya Vita yang penasaran.


" Bukan apa apa... Udah ayo tidur..." Jawab ais membuat Vita membrengut kesal.


Sebenarnya mereka belumlah tidur beneran, tentu saja mereka sibuk dengan ponsel masing masing, bahkan sedari tadi Vita terus cekikikan dengan ponselnya, yang dijawab ais dengan gelengan kepala melihat tingkah Vita.


Sedangkan di pesawat, abra beberapa kali melihat arloji ditangannya, penerbangannya masih beberapa jam lagi, jujur saja dia sudah sangat ingin mengabari istrinya, dia sangat rindu dengan azell, hahkan untuk tertidur nyenyak pun abea tidaklah bisa.

__ADS_1


" ****.. aku nggak akan tinggalin kamu lagi yank." Gumam Abra kesal sendiri.


" Tidur abra.. Bangun nanti kita udah sampai.." Suruh adam kepada Abra.


Abra hanya melirik adam sekilas, gampang sekali ad mengatakan hal itu.


" Kamu bisa tidur karena kamu nggak ninggalin istri." Jawab Abra yang sukses membut adam membuka matanya.


" Fine.. kamu emang lagi di randa rindu yang begitu berat." Jawab adam yang kembali memejamkan matanya.


Sampai akhirnya 20 jam lebih abra dan adam di dalam pesawat, mereka turun menghirup udara yang di rasa tidak seperti di negara mereka.


" Akhhhh.. Akhirnya.." Ucap adam sambil meregangkan tangannya.


Tidak lama mobil yang bertugas menjemput mereka datang.


" Gila.... Anak sultan..." Sindir Adam kepada abra.


" Aku anak papa bukan anak Sultan.." Jawab abra masih bisa bergurau.

__ADS_1


" Ha ..ha ..ha.. aku heren bra... Kamu kan kaya raya tapi kenapa nggak pakai jet pribadi aja sih.. Kan lumayan waktunya nyingkat lah.." Jelas adam sembari masuk kedalam mobil jemputan mereka.


" Biar aku ngerasain yang namanya rindu, dan rindu itu berat ternyata." Jawab abra yang sukses membuat adam tertawa terbahak.


" Udah kayak Dilan aja kamu.." Jawab Adam masih dengan tertawanya.


Mobil mereka melesat menuju ke hotel Pamungkas, di mana hotel bintang 5 yang terdapat di kota New york Amerika , dan itu yang mempunyai adalah laki laki muda yang begitu sukses dalam bisnis perhotelan siapa lagi kalau bukan Abraham Prayoga Pamungkas si pemilik hotel, tidak hanya Hotel, namun Caffe yang ia dirikan sejak SMK kelas 1 itu pun sudah merambat ke luar negeri juga, Bahkan abra sendiri sedang membangun sebuah hotel dan Caffe di California tidak ada yang tahu selain dirinya dan papa nya, bahkan Adam pun belum mengetahuinya.


Setelah sampai abra langsung menuju ke kamarnya, dia harus mengabari istrinya terlebih dahulu, mungkin di Indonesia sekarang sudah pukul 04.00 pagi, azell sudah pasti masih tertidur tapi dengan segera abra tetap memencet tombol hijau untuk menghubungi istrinya.


Azell terbangun karena suara ponsel yang begitu berisik ditelinganya, ini masih begitu pagi , masih jam 04.00 kurang tapi akhirnya azell mengambil ponselnya juga.


Betapa terkejutnya azell ketika tau siapa yang menghubungi, tentu saja seseorang yang sudah membuatnya galau setengah mati.


Abra meminta azell untuk bervideo call dengan cepat azell langsung menggeser tombol hijau pada layar ponselnya.


Terpampanglah wajah tampan yang begitu di rindukannya.


...❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...


__ADS_2