
2 hari kemudian.
Pagi hari tepat pukul 03.30, Azell membuka mata nya secara perlahan, ia merasakan hembusan nafas sang suami di dekat wajah nya, tangan melingkar di dada nya, ia tidak bisa bergerak karena pelukan suami nya begitu erat di tubuh nya, ia hanya membiarkan nya begitu saja.
Kemudian Azell menengok jam dinding yang ada di dinding depan nya.
" Ya Allah sudah jam segini." gumam nya.
Azell berusaha memindahkan tangan abra dari dadanya tapi tangan nya kembali melingkar di dada Azell, ia kembali memindahkan tangan Abra karena ia sudah ingin sekali bangun dari tempat tidur apalagi ia harus ke kampus tapi Abra kembali memeluk nya dengan erat membuatnya semakin susah.
" Abang, bangun yuk sudah pagi." ucap Azell sambil bermain rahang sang suami.
" Emmm." balas Abra yang masih dalam keadaan mata terpejam.
" ayo lepaskan dulu pelukan nya bang, adik ingin bangun." ucap Azell.
" Emm sebentar dong sayang, Abang masih ingin memeluk adik." balas Abra.
__ADS_1
Abram menggesek-gesekkan kepalanya ditelinga sang istri sambil menghujani dengan ciuman membuat Azell merasa geli.
" bang.... apa sih yang abang lakukan pagi pagi begini? adik geli tahu bang." ucap nya sambil menaikkan dan memutar pundaknya karena hasil merasa geli.
" sayang, abang masih kangen." ucap Abra dengan suara serak nya.
" ini sudah pagi bang, belum mandi, sholat subuh dan nanti kita juga berangkat ke kampus." ucap Azell.
Abra membuka mata nya dan memutar posisi nya di atas sang istri, azell langsung terkejut melihat Aditya berada di atas nya.
" Abang mau apa?." tanya Azell dengan wajah nya yang memerah karena malu.
" apa nya yang merah bang?." tanya Azell sambil memalingkan wajah nya karena malu.
Abra memegang dagu azell lalu menghadap ke arah nya, Abra lalu mencium bibir nya dengan penuh gairah yang ingin melanjutkan aksi nya itu tapi tubuh nya didorong oleh azell.
" Ada apa dek?." tanya Abra serius.
__ADS_1
" Bang, sebentar lagi subuh." ucap Azell yang memperingatkan karena waktu akan masuk 04.00 tepat pagi hari.
" Ha ha ha, iya baik lah." ucap Abra dengan tersenyum.
Abra mencium kening Azell dengan lembut kalau turun dari tempat tidur nya, saat itu Abra hanya memakai celana boxer hitam tanpa memakai baju asal sampai menelan salivanya melihat tubuh berotot suami nya itu.
Semua nya telah berkumpul di depan kampus, mereka akan pergi ke pantai yang tidak jauh dari kota ini.
ya sejak kelulusan di SMK nya abra mulai melatih fisik nya dan selalu mengikuti gym di dekat kampus nya dan hasil nya sekarang otot nya mulai membentuk dan perut nya sudah seperti 6 robekan roti.
" Abang kenapa kamu semakin hari semakin mempesona dan begitu tampan dengan tubuh mu yang berotot itu, astaga kamu sudah mulai berpikiran kotor seperti suami mu itu." ucap azell dalam hati yang terus menatap tubuh Abra.
Abra membungkuk dan memajukan wajah nya di depan azel sampai azell merasakan hembusan nafas nya jantung nya sampai berdetak kencang.
" ya Allah jantungku aku tidak tahan dengan tatapan suamiku ini." ucap azell dalam hati nya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......