
" Astagfirullah Aa'!!." Ucap Azekk sedikit kencang karena kaget Abra duduk tidak jauh darinya lalu sadar akan ucapannya buru-bur ia menutup mulutnya namun terlambat
Seketika tawa mereka pecah
" Ha....ha...ha...ha..ha nahkan ketahuan dek manggil bang Abra Aa'." Ucap Ipul di tenga-tengah tawanya
" Ahh rese banget sih kalian, dah lah aku balik dulu bye.!!!!" Kesal Azell lalu berjalan meninggalkan sanggar Volly, tidak menghiraukan tatapan Abra yang menatapnya, seakan akan berkata tunggu, dia tidak marah hanya kesal saja.
" Yah dek kok ngambek sih? Woi dek katanya belum di jemput?." Teriak Saipul namun tidak di hiraukan Azell
" Hayo loe pul, marah tuh." Ucap salah satu temannya menakuti, belum sempat Ipul menjawab suara Abra terdengar
" Gue balik duluan, tuh bolanya jangan lupa di bawa masuk." Ucap Abra setelah mengambil tas nya lalu lari meninggalkan sanggar tentu saja untuk mengejar istri tercintanya
Melihat abang ketuanya yang tergesa-gesa membuat mereka meneriakan berbagai pertanyaan namun semuanya di acuhkan oleh Abra.
" Lah bang ngapain buru-buru amat?."
" Bang woi, mau ngejar Clo ya?."
__ADS_1
" Kalian berdua ada hubungan apa?."
" Wah bakal ada perang nih, hati-hati ya bang?."
" Bang!!! kalau Clo marah sampein maaf gue ya!." Ini teriakan Siapul
" Ha...ha...ha...ha.." Semua orang di sana tertawa
Setelah punggung Abra tak terlihat oleh nata, mereka tertawa, kapan lagi bisa menggoda ababg ketuanya, pikir mereka semua, untunglah keadaan lapangan hanya tersisa mereka jadi tidak perlu takut akan ada gosip nantinya karena mereka berteriak cukup keras.
" Emang mereka ada hubungan apaaan pul?." Tanya salah satu dari mereka, Ipul pun mengedikkan bahu
" Kagak tahu gue bang, kalau oun ada, itu Privasi mereka, kita tidak boleh nyebarin hal ini ke orang lain." Ucap Ipul
" Eh eh eh, ya gue kan cuma ngingetin, loe kan tau sendiri bang Abra orangnya gimana bang." Ucap Ipul pada kakak kelasnya itu
" Iya gue paham, ya sudah yuk lah pada balik semua."
Mereka bersiap-siap untuk pulang
__ADS_1
...🥀🥀🥀...
Mobil soprt hitam milik Dewa yang di kendarai oleh Abra melaju di jalan kota, di dalamnya ada Azell dengan raut muka kesal karena kejadian di sanggar volly tadi
" Udah dong dek, jangan cemberut gitu terus." Ucap Abra yang sesekali melirik istrinya yang masih memasang wajah tertekuk
" Apaan sih A' aku tuh masih kesal."
" Kan aa' sudah minta maaf." Ucap Abra "Udah di sogok pake cake tiramisu masih kesel aja." Bathin Abra
Tadi saat menukar mobil di cafe Abra memang menawarkan cake tiramisu kepada istrinya dengan harapan istrinya tidak kesal lagi, ternyata masih kesal juga
" Dek... maaf ya?." Azell masih diam memandang ke arah samping kaca mobil
" Sayang... maafin aa' ya? tadi juga Ipul niyip maaf buat adik." Bujuknya lagi, namun posisi Azell masih sama
Abra mengeram kesal di hati, bukan kesal pada istrinya, justru kesal pada Ipul, yang bersalah Saipul tapi pasti dirinya juga kena efek kesal istrinya itu, dan tugasnya ya membuat istrinya tidak kesal lagi
" Sayang maafin aa' ya, nanti aa' ajak adik jalan-jalan deh." Bujuk Abra dan....
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...To be continued...