
Tapi azell segera menghentikan langkah nya hasil menarik lengan agar membuat Abra menoleh ke arah nya.
" Adik temenin, dan adik ambilin ya Abang sayang." Ucap Azell membuat Abra tersenyum senang.
" Abang tunggu di sini ya." Ucap Azell dan Abra mengangguk saja.
Para sahabat azel yang melihat Abra duduk di sofa sebelum mereka hanya saling sikut sejak kapan laki-laki tampan di kampus dan di sekolah mereka dulu jadi penurut gini dengan seorang azel.
Akh kehamilan azell benar-benar merubah semua nya bukan hanya abra dan kehidupan nya nanti, tapi jika seluruh kampus tahu sudah dipastikan akan merubah semua nya juga.
" Lho Zell mana Abra?." Tanya Adam yang melihat kedatangan Azell tanpa Abra.
" Abang di ruang tv sama sahabat ku kak." Jawab Azell sambil mengambil nasi berserta lauk pauk nya.
" Tidak jadi makan suami kamu dek?." Tanya Dewa kepada Azell.
" Nih, aku ngambilin buat Abang, duluan ya kak, bang." Jawab azl sambil berlalu menuju ruang tv dimana sang suami sedang menunggu.
Yang berada di meja makan hanya geleng geleng kepala melihat tingkah suami istri muda itu,,,, apa lagi dengan sikap Abra sejak kapan seorang Abra jadi penurut gini.
__ADS_1
Benar benar the power of bumil pekir mereka.
" Abang ini makan dulu." Ucap Azell sambil menyerahkan piring yang sudah berisi makanan.
" Suapin dong yank." Jawab Abra sibuk mengotak Atik ponsel nya
" hish manja." Jawab Azell tapi kemudian menurut dengan permintaan Abra.
Membuat Abra tersenyum senang.
" Mel, ini beneran kak Abra bukan sih?." Bisik Gina kepada Amel.
" Iya mas Bejo versi tampan nya." Jawab Gina cekikikan.
Azell dan Abra menoleh kearah para sahabat nya membuat mereka sedikit salah tingkah tapi tentu saja azel dan Abra tidak mempermasalahkan apa yang dikatakan oleh mereka.
Setelah acara makan-makan bersama juga kumpul bareng bersama mereka pamit kepada bunda dan juga ayah yang sudah pulang dari kantor nya.
Sedangkan dewa masih tinggal di rumah keluarganya beserta istri dan anaknya.
__ADS_1
AbrA dan azell masuk ke dalam kamarnya setelah tadi sebelum di ruang tengah sudah bercanda terlebih dahulu dengan bunda dan ayah.
Azell menghempaskan dirinya di atas tempat tidur begitu juga dengan Abra di sebelahnya sesaat mata mereka saling bertemu tetapi dengan segera hasil mengalihkan pandangannya tapi tidak dengan Abra dia masih tetap memandang asal dengan intens.
" Yank." Panggil Abra kepada Azell, seketika membuat Azell langsung menoleh ke arah nya.
Mata mereka kembali bertemu bahkan dari dalam hati mereka sama-sama saling mengagumi satu sama lain begitu baiknya Allah menciptakan makhluk yang berada di depan mereka masing-masing.
" Ihhh kenapa makin hari Abang semakin ganteng saja sih." Batin azel memuji Abra yang memang selalu tampan bahkan tidak berkurang ketampanan Abra meskipun setiap hari Azell selalu berada di samping nya.
" Abang " ucap Abra terpotong karena Azell. " Adik belum siap bang, adik mau mandi." Jawab azell yang mengira Abra akan meminta hak nya.
Abra tertawa mendengar penuturan Azell, membuat Azell sedikit kesal juga bingung.
" Emang adik kira Abang mau apa???." Tanya Abra kepada Azell.
...❤️❤️❤️❤️...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......