FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
eps 290


__ADS_3

" harus ku apakan dirimu ya." ucapnya dengan wajah dingin yang tidak tahan untuk memukul Melia.


" maaf bra apa saya punya kesalahan?." tanya Amelia dengan nada gemetar.


Abra langsung memegang dagu Melia dengan sangat erat untuk melihat dengan jelas wajah orang yang telah menghina azell Melia sampai meringis karena genggaman abrahah yang begitu erat.


" kesalahanmu sangat banyak kamu berani menghina azell di depan banyak orang sampai melukai wajah nya juga." ucap Abra dengan wajah dingin dan datar


Abra kemudian melepaskan tangan nya dari dagu Melia, Melia yang merasa tidak terima dengan ucapan Abra yang membela Azell mulai berbicara pada Abra meskipun dengan tubuh yang gemetar.


" maaf bra.... saya tidak menghina nya saya hanya mengutarakan pendapat mahasiswa di sini yang malu karena kelakuan gadis yang bersamamu itu tapi dia malah marah pada kami semua." ucap nya dengan suara pelan tapi masih didengar oleh abra.


" beraninya kamu menyangkal siapa kamu bisa bicara seperti itu pada nya." ucap Abra dengan marah.


" saya hanya...." ucapa Melia terpotong.


" diam jangan menguji kesabaran ku ya " teriak Abra semakin menjadi.


ke 4 sahabat Abra pun ikut diam, saat melihat kemarahan Abra, mereka pun pasti akan marah kalau istri mereka juga di perlakukan tidak baik oleh orang lain, apalagi sampai mencelakai nya.

__ADS_1


sedangkan Melia langsung dim melihat Abra berteriak pada nya


" hei kalian ber tiga cepat ke sini." panggil Abra sambil menunjuk ke arah teman Melia yang tadi duduk berdekatan dengan Melia.


Ani, Starla dan Santi mulai ketakutan dengan abra yang tiba-tiba memanggil nya.


" Bra ... apa kamu memanggil kita ber tiga?." tanya Starla.


" ya kalian cepat ke sini." tegas Abra lagi.


dengan sikap Ani starla dan Santi berjalan ke arah Abra saat mereka ber tiga berdiri di depan abra abra langsung menyuruh mereka memukul Melia.


Ani, starla dan Santi sangat syok mendengar atas apa yang Abra ucapkan dan menyuruh mereka bertiga untuk menampar melia begitu pun dengan Melia.


" bra.... kami..." ucapan starla terpotong.


" aku bilang tampar dia." teriak nya dengan keras.


Ani starla dan Santi terkejut mendengar teriakan abra yang begitu keras di depannya.

__ADS_1


" kalian tidak mau menampar nya kan baiklah kalau begitu kalian bertiga lebih memilih dikeluarkan dari kampus ternyata." ucap Abra.


" jangan bra tolong jangan keluarkan kami kami akan melakukan nya sesuai perintah mu." ucap starla yang ketakutan.


" kalau begitu ayo mulai kalian akan berhenti menampar nya setelah aku bilang berhenti." ucap Abra dengan dingin.


" baik bra." sahut Ani starla dan Santi secara bersamaan.


" maaf Mel kami tidak ingin dikeluarkan dari kampus aku harap kamu mengerti dengan kami." ucap dalam hati starla.


Ani dan Santi pun sama mengucapkan seperti apa yang diucapkan starla di dalam hatinya mereka, sebenar nya mereka bertiga tidak mau melakukan nya karena bagaimanapun juga mereka bersahabat baik dengan Melia tapi ancaman yang di ucapkan oleh Abra lebih menakutkan jadi mereka lebih memilih untuk mengikuti atas apa yang di ucapkan oleh Abra kepada mereka bertiga.


" kenapa kalian masih diam saja cepat mulai." teriak Abra.


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


......Jangan lupa, Like dan Vote... ...

__ADS_1


__ADS_2