
" Sini abang tambahin " Goda Abra kepada azell.
Jujur saja dengan perlakuan Abra kepada azell sangatlah membuat azell bahagia, azell tersenyum ke arah Abra.
Dengan sengaja azell merangkul Abra, dengan tangan azell di lingkarkan ke leher Abra, wajah mereka sangatlah dekat, bahkan karena hidung mereka yang sama-sama mancung membuat hidung mereka menempel.
" Nanti di rumah ya bang " Bisik azell yang langsung melepaskan rangkulan tangannya dari Abra.
" Nakal kamu ya yank...." Jawab abra mencoba menangkap azell.
Membuat pasangan suami istri muda itu malah kejar kejaran di dalam kamar. Tanpa memperdulikan beberapa Orang yang sudah menunggu mereka di dalam meja makan untuk sarapan bersama.
Sampai akhirnya pintu kamar mereka di buka. Menampilkan sosok tinggi besar dan gagah, siapa lagi kalau bukan ayah yang sedang terkejut dengan yang di lihatnya, membuat azell dan Abra menoleh ke arah ayah dengan terkejut.
" Ayah tunggu di bawah " Ucap ayah dan berlalu pergi.
__ADS_1
Ayah hanya menggelengkan kepalanya dengan apa yang di lihatnya barusan, pasalnya Abra sedang mencium leher azell dengan sangat rakus.
" apa yang di katakan besan memanglah benar.' Batin ayah sambil tersenyum.
Abra dan azell saling pandang kikuk, tentu saja mereka akan sangat malu kepada ayah nanti, meskipun suami istri tapi jika dengan Orang Tua apa lagi Ayah mertuanya tentu saja abra akan merasa malu, berbeda jika dengan Papa nya sendiri yang memang selalu saja menggodanya.
Melihat azell yang sedang menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, membuat Abra mengerti jika istri cantiknya ini sudah pasti merasa malu dengan ayah nya.
" Sayang ayo ke bawah.. Kalau kelamaan di sini ayah malah akan mengira kita meneruskan permainan yang tadi " Bisik Abra membuat azell menatap abra kesal.
Abra menatap azell dengan senyum, sekali lagi Abra memang harus lebih banyak bersabar menghadapi mood bumil yang mudah sekali berubah ubah.
Tanpa menunggu lama Anda mengejar azell yang sudah lebih dulu ke bawah, sambil tangannya mengetik pesan kepada Ad untuk melakukan double date nanti bersama sahabatnya, mungkin mood azell akan baik lagi pikir Abra.
Mobil mewah Abra melaju dengan kecepatan sedang untuk menuju ke kampus azell. Jangan lupakan jika saat ini mereka tidak hanya berdua saja, melainkan juga ada Alya yang duduk di belakang mereka untuk pergi ke kampus bersama dengan Azell.
__ADS_1
Ayah juga bunda yang meminta mereka untuk berangkat bersama. Begitu juga dengan azell yang juga meminta sendiri untuk berangkat bersama dengan Alya, tentu saja karena Azell belumlah mengetahui jika Alya memiliki rasa kagum terhadap suaminya.
Jika hanya sebatas kagum saja mungkin Azell juga akan memaklumimya kalau pun memang tahu, azell mengerti jika suaminya ini memang bukan laki laki biasa, tapi Abra adalah seseorang yang jika di pandang oleh wanita akan membuat wanita itu terbius dengan ketampanan wajahnya.
Seperti hal nya sekarang, tidak ada yang menyadari jika Alya sedari tadi mencuri curi pandang kepada Abra yang sedang fokus menyetir di depannya.
Bahkan meskipun terlihat hanya sedikit saja wajah Abra, tapi Alya tidak mau kehilangan kesempatan itu.
" Al gimana hari pertama kuliah kamu kemarin ? " Tanya Azell kepada Alya.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote**...
__ADS_1