
" Perfect family . " Ucap salah satu mahasiswa dengan kaca mata besar yang di pakainya .
" Wuhhh ... " Jawab teman - temannya .
Sampai akhirnya munculah salah satu mahasiswi yang memberanikan diri untuk menghalangi jalan mereka .
Mahasiswi manis itu sengaja menghadang Azell , Abra dan yang lainnya di depan mereka .
" Stop . " Ucap mahasiswi itu seraya memejamkan matanya .
Dia begitu takut , tetapi ini kesempatan untuk dirinya di saat melihat Abra secara langsung .
Azell , Abra , Ais dan juga Vita yang sedang menggendong baby Arsha menghentikan langkahnya , mereka saling pandang bingung dengan apa yang di lakukan oleh salah satu mahasiswi di depan mereka itu .
Mahasiswi yang sengaja menghentikan langkah kaki mereka mendekat tepat di depan Abra dengan sangat perlahan .
Banyak juga mahasiswa dan mahasiswi yang melihat aksi nekatnya itu , termasuk Ais yang kini menyiku lengan Vita melihat apa yang di lakukan oleh salah satu teman Kampus mereka kepada suami sahabat mereka itu .
__ADS_1
" Mau ngapain dia ?. " Tanya Ais pelan kepada Vita.
Vita mengangkat kedua bahunya seraya menatap ke arah mahasiswi itu .
" Kita lihat aja apa yang akan di lakukan olehnya . " Jawab Vita seraya membenarkan posisinya menggendong Arshaka .
Mahasiswi itu menghela nafasnya pelan , dia tersenyum begitu manis ke arah Abra , sontak saja apa yang di lakukan olehnya itu sangat membuat Azell kesal , meskipun hanya sebuah senyuman tetap saja Azell tidak suka .
" Kak Abraham Pamungkas bukan ?. " Tanya mahasiswi manis itu meyakinkan dirinya jika seseorang yang di lihatnya sekarang ini benar seorang Abraham Pamungkas .
" Iya , dia suamiku . " Jawab Azell kepada mahasiswi itu , Azell memang sudah menahan rasa cemburunya , bisa - bisanya gadis di depannya itu berani menghentikan langkah mereka dan bertanya tentang suaminya .
Mahasiswi itu tersenyum ke arah Azell seraya mengangguk , dia sebenarnya sudah lebih dulu tahu jika Azell ialah istri Abra .
" Aku mau minta tanda tangan Kak Abra , boleh kan ?. " Tanya mahasiswi itu dengan sopan kepada Azell .
Dia lebih dulu meminta ijin kepada Azell untuk meminta tanda tangan Abra , jelas karena Azell istri dari Abra .
__ADS_1
Tetapi apa yang di lakukan dan permintaannya itu cukup membuat teman - teman Kampusnya terkejut .
Pasalnya gadis itu terkenal pendiam di kampus mereka , dan tiba - tiba sekarang begitu berani ketika bertemu dengan Abra .
Jika di lihat dari penampilan nya dia memang tidak seperti mahasiswi lain yang dengan sengaja menggunakan baju yang bisa memperlihatkan bagian tubuh nya , untuk membuat lawan jenia tertarik kepada dirinya , dia berbeda dari yang lain , tetapi terkadang yang berbeda justru yang berbahaya bukan ? Abra menaikan satu alisnya , dia bingung kenapa teman kampus istri nya bisa bersikap seperti sekarang ini .
" Boleh . " Jawab Azell singkat seraya menatap ke arah Abra .
" Sayang . " Ucap Abra lirih , dia ingin menolak apa yang di minta oleh teman Kampus istri nya .
Tetapi Azell mengangguk memperbolehkan apa yang di minta oleh mahasiswi yang kini sedang tersenyum senang di depan mereka .
" Kak Abra tolong tanda tangan di sini . " Pinta mahasiswi itu seraya melepas blazer jeans yang sedang di kenakan oleh nya .
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....
...Mampir ke ceritaku yang lain ya kak...