FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 562


__ADS_3

" Aku mau ngomong penting, ayo masuk dulu.." Ajak Vita kepada Bapak Sopir untuk masuk kedalam mobil mewah azell. Bapak sopir itu mengernyitkan keningnya bingung, tapi dia juga menurut apa yang di katakan oleh Vita.


" Ada apa ya Non Vita .? ? " Tanya Bapak Sopir ketika mereka sama sama sudah berada di dalam mobil mewah azell.


" Azell pulang sama aku dan Ais,,, Bapak pulang aja.. Dan tolong bilang ke Kak abea Jangan seenaknya mainin perasaan azell.. Kalau nggak mau berhadapan sama Vita." Jelas Vita dengan emosi yang cukup menggebu, lalu keluar dari dalam mobil.


Sedangkan Bapak sopir itu malah bingung dengan apa yang dikatakan oleh Vita, tapi tak lama dia juga melajukan mobil mewah itu meninggakan kampus Nona mudanya.


Vita segera menghampiri azell dan Ais yang masih berada di dalam mobil Ais, Vita masuk kedalam mobil lalu memeluk azell, bahkan Vita juga ikut nangis karena tidak tega melihat azell yang begitu terlihat menyedihkan.


" Aku nggak nyangka Kak abra sebrengsek itu.. Tapi kamu tenang aja.. aku akan kasih pelajaran Kak abra. .aku nggak rela kamu di sakitin gini." Ucap Vita panjang lebar membuat azell dan Ais saling pandang bingung.


" Vit.. Tapi." Ucap azell terhenti karena Vita sudah memotongnya.


" Nggak tapi tapian Zel... Aku bener bener nggak mau kamu kayak gini... Aku harus kasih pelajaran Kak abra.. Iya kan ais.?? Kita harus balas perbuatan Kak abra.." Jelas Vita lagi kembali membuat azell dan ais semakin bingung.


" Vita dengerin aku dulu.." Ucap azell lagi lagi terpotong oleh Vita.


" Udah Zel. Stop.. aku tuh nggak tahan lihat kamu dari tadi pagi udah murung terus.. aku harus lihat kamu sampe nangis gini gara gara cowok seperti Kak abra. Ini nggak bisa dibiarkan." Jelas Vita lagi dengan emosi yang masih menggebu.

__ADS_1


" Vita sayang dengerin dulu.. Biar aku jelasin.." Ucap azell yang akhirnya membuat Vita terdiam.


Vita menatap azell, lalu kembali memeluk aze.


" Vita.. Thanks ya kamu perhatian banget sama aku.. Tapi Abang tuh tinggalin aku, Bukan karena sama yang lain atau apa.. Tapi karena ada urusan ke New York." Jelas azell yang sukses membuat Vita melotot tak percaya.


" Really..?? " Tanya Vita memastikan, membuat azell mengangguk.


Vita juga menatap ke arah Ais, sama halnya dengan azell, ais juga mengangguk pertanda mengiyakan.


" Astaga.. Mati Gue.." Gumam Vita yang masih terdengar oleh azell dan juga Ais.


" Aku tadi udah marah marah ma sopir kamu Zel.." Jelas Vita membuat azell terkikik geli, sedangkan Ais menempuk jidatnya.


" Astaga.. Miss telmi.. Makanya dengerin dulu napa." Ucap Ais membuat Vita tersenyum kikuk.


" Tadi sih azell bilang di tinggak Kak abra." Jawab Vita membela dirinya.


'Ya.. Tapi kan kamu nggak denger detailnya dulu." Jawab Ais lagi lagi membuat Vita nyengir.

__ADS_1


" Udah.. Ikh.. Kita jadi shopping kan..?? Biar aku nggak galau nunggu Kak Abra belum ngabarin aku nih..." Ucap azell yang langsung di angguki oleh kedua sahabatnya.


" Oke.. Let's go..." Jawab mereka bertiga semangat


Untuk menghilangkan kegalauan azell memang sangat membutuhkan jalan jalan juga kedua sahabatnya tentunya, tanpa Ais dan Vuta sudah dipastikan azell tidak dapat tersenyum bahkan tertawa karena menahan rasa rindu ditinggal oleh suami tampannya.


Bahkan sebelum abra pergi, mereka selalu melakukan hal hal kecil yang begitu membekas di hati azell, termasuk perlakuan abra tadi malam kepadanya.


Itu sungguh membuat azell semakin merasa kehilangan sosok abra di sisinya.


Sedangkan di dalam pesawat, kini abra sedang duduk memejamkan matanya tapi tentu saja hanya matanya yang terpejam, sedangkan pikirannya masih tertuju kepada istri cantiknya, siapa lagi kalau bukan azell.


" Bra.." Ucap adam yang duduk di sebelahnya.


" Hmm." Jawab abra tanpa bergerak atau pun membuka matanya.


...❤️❤️❤️❤️...


...****To be continued****...

__ADS_1


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...


__ADS_2