
Abra menatap Dokter, dan Dokter itu mengangguk mengiyakan permintaan azell yang sebenar nya sangatlah aneh, hampir sedikit lagi saja anaknya keluar tapi masih menginginkan permintaan yang aneh.
Seperti yang azell katakan, abra keluar dari ruangan. Ketika pintu di buka dan menampilkan sosok abra, semua orang yang berada di depan ruangan azell tadi melihat ke arah nya dan terdiam.
" Ais Vit, kalian di suruh masuk." Ucap abra membuat Ais dan Vita langsung masuk tanpa berganti baju terlebih dahulu .
" Nak apakah azell baik-baik saja?." Tanya bunda cemas.
" Azell baik-baik saja bun, Abra masuk dulu ya." Pamit Abra yang di angguki oleh bunda dan juga mereka.
Abra kembali masuk dan menghampiri azell yang sudah di dampingi kedua sahabat nya.
Ais berada di sebelah kanan, dengan menggenggam tangan kanan azell, sedangkan Vita berada di sebelah kiri yang juga menggenggam tangan kiri azell.
Abra bingung, dia harus melakukan apa jika tangan azell sudah di genggam oleh kedua sahabatnya, tidak mungkin Abra ikut memberi intruksi seperti yang Dokter lakukan.
" Bang sini." Panggil azell membuat abra menghampirinya dan kini abra berada di sebelah Seli yang sedang menggenggam tangan Zela.
' Cium kening aku." Suruh azell kepada abra.
__ADS_1
Abra langsung mencium kening azell, dan tidak lama Dokter juga kembali menyuruh azell untuk mengejan.
" Zezel... Semangat kita di sini." Ucap Ais yang di angguki oleh Vita.
Azell tersenyum, Ais dan Vita sudah berada di sampingnya, begitu juga dengan Abra yang sedang menyium kening nya untuk memberi semangat.
Huffh..
Azell menarik nafasnya dalam dan begitu panjang, lalu dengan semangat Azell kembali mengejan, tidak lama terdengarlah suara tangisan bayi.
Oeeeee....oweeeeee...
Begitu juga para orang Tua juga Adam dan kiki yang samar-samar mendengar suara tangisan abra mengucap syukur dan lega, mereka juga sangat bahagia akhirnya malaikat kecil yang di tunggu sudah hadir di dunia.
" Selamat ya Nona azell, Tuan Abra, anak kalian sudah lahir normal tanpa kekurangan suatu apapun, dan sangat tampan." Ucap Dokter sembari memberikan bayi itu kepada azell,
Membuat Abra tersenyum bahagia melihat wajah malaikat kecilnya.
Azell masih begitu lemas, tapi dia mendekap anaknya dengan penuh kasih sayang, tetes air mata bahagianya mengalir begitu saja melihat malaikat kecil yang sudah lama dia tunggu kini berada di dekapan nya.
__ADS_1
Jangan di tanya, Ais dan Vita bahkan sudah sesenggukan saking harunya dan juga bahagia, mereka memang bukan hanya sekedar sahabat tapi sudah seperti keluarga.
Sedangkan Abra terus menyiumi wajah azell, tidak henti nya Abra membisikan kata sayang dan terima kasih nya pada sang istri.
" I Love You and thanks honey." Bisik abra di telinga azell.
Ntah sudah berapa kali abra mengatakan itu untuk azell.
" I Love You too Daddy." Jawab azell membuat anda tersenyum.
Abra menatap ke arah bayi mereka yang baru lahir tapi sudah pintar memainkan jari nya, bahkan dia tidak menangis berada di dekapan azell, abra mencium lembut kepala anak nya.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak
__ADS_1