FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 563


__ADS_3

" Tuh cewek mirip banget sama bini Lo deh.." Jawab adam membuat abra seketika membuka matanya, tapi dia masih bersandar santai.


" Nggak mungkin.." Jawab abra tidak percaya.


" Mangkanya lihat dulu..." Jawab Adam lagi.


" Mana..??? " Tanya abra akhirnya yang mulai penasaran.


" Tuh.. Di sana..." Jawab Adam menunjuk orang tua paruh baya yang terlihat begitu gempal.


" Astaga... Sialan Loe.." Jawab abra tak terima jika azel di samakan dengan wanita bertubuh gempal yang adam tunjukan.


'Ha. .ha.. ha... Aku tau kamu udah kangen berat sama azell, Siapa tau tuh Ibu Ibu yang kamu lihat bisa berubah jadi azell." Jelas adam dengan kekehan.


" Udah.. Brisik kamu.." Jawab Abra singkat lalu kembali memejamkan matanya, mendengarkan musik juga membayangkan saat saat kebersamaannya dengan azell


Bukan hanya azell yang merasa rindu meskipun baru beberapa jam mereka terpisah, bahkan belum genap sehari, tapi abra juga sudah merasa begitu rindu, rindu yang akan sangat berat dia rasakan.


Bahkan mungkin rasa rindu yang abra rasakan lebih dari azell, hanya saja sebagai laki laki abra tidak akan mungkin seperti azell yang sampai menangis atau yang lainnya.


Abra hanya cukup merasakan rasa rindu yang tertuju untuk azell, untuk istri cantiknya yang begitu sangat dia cintai.


Abra juga ingin cepat menyelesaikan masalahnya nanti ketika sudah sampai di New York, agar dia menepati janjinya kepada azell untuk berada di sana hanya satu hari saja.

__ADS_1


" please baby wait for me." batin Abra dengan senyum tampannya.


Bahkan tanpa Abra sadari, sedari tadi ada beberapa wanita yang juga berada di dalam pesawat terus mengamatinya. Menikmati mahluk Tuhan yang menurut mereka begitu sempurna itu, memang pesona Abraham Prayoga Pamungkas tidaklah akan pudar meskipun hatinya sedang di landa rindu yang teramat untuk istrinya.


Mobil Ais melesat menuju mall terbesar yang ada di Kota mereka, bahkan sedari tadi Vita terus berusaha menghibur azell dengan bernyanyi mengikuti alunan musik yang Ais nyalakan di dalam mobilnya.


Meskipun pada dasarnya suara Vita tidaklah enak jika didengarkan ketika bernyanyi, tapi itu cukup membantu untuk mengurangi rasa kegalauan pada diri azell saat ini.


" Gaes.. Mau ngeborong apa nih.?? " Tanya Vita kepada azell dan juga Ais.


" Makan dulu aja deh." Jawab azell cepat yang memang akhir akhir ini nafsu makannya bertambah.


Ais dan Viya saling pandang, mereka menggelengkan kepala tapi kemudian tertawa.


" Siap... Is..Is.." Jawab Azell dan Vita kompak, yang sontak membuat Ais melotot kesal.


Sedangkan azell dan Vita tertawa dengan kekompakan mereka, tidak menyangka juga jika mereka masih ingat dengan panggilan untuk Ais dulu.


Tapi Ais selalu saja marah dan tidak suka jika di panggil dengan sebutan " Is..Is", mengingat tetangganya memang ada yang namanya Is...Is dan dia menjadi gila gara gara tidak jadi menikah.


Tentu saja Ais tidaklah mau jika sampai bernasip sama seperti tetangganya itu, hanya karena sebutan mereka yang sama.


" Aku nggak suka ya kalian sebutin nama itu.." Tegas Ais kepada kedua sahabatnya.

__ADS_1


" Hehe.. Sorry ais.. Keceplosan.." Jawab Vita sambil cengengesan.


" Udah yuk akh.. Kita cari makan dulu.. Laper nih perut aku." Sambung Azell mengajak kedua sahabatnya untuk segera mencari makanan.


"Gue rasa anak kamu cowok deh Zel." Ucap Vita tiba tiba membuat azell mengernyitkan keningnya.


" Shok tau deh kamu.." Jawab azell kepada Vita.


"Yeee.... Di bilangin nggak percaya... Biasanya kalau bumil suka yang asin asin sama makannya jadi banyak tuh ya anaknya Cowok..." Jelas Vita membuat azell menoleh ke arah Vita.


" Kamu tau dari mana.?? " Tanya Ais menyelidik.


" Ya dari Mami aku lah.. Gini gini aku juga udah belajar ya.." Jawab Vita songong.


" Pacar aja nggak punya udah belajar begituan aja kamu.." Ledek Ais membuat Vita memberengut kesal.


" Sialan kamu." Jawab Vita singkat tapi juga tidak terima.


...❤️❤️❤️❤️...


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...

__ADS_1


__ADS_2