FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 607


__ADS_3

Azell tiduran di paha Abra, sedangkan Abra mengelus pelan rambut azell yang berada di pangkuannya.


" Berapa hari bra di New York ? " Tanya Devan yang mengetahui jika Abra baru saja dari negri orang .


"1 hari doang bang, Abang nggak betah jauh dari adik " Jawab azell kepada Devan.


Sontak saja membuat yang lain tertawa, begitu juga dengan Abra yang tersenyum simpul karena memang benar apa yang di katakan oleh istrinya.


" Wah.. Parah Lo bra, di sana numpang tidur doang ? " Tanya Devan lagi kepada Abra.


" lya banh.. Numpang tidur doang " Lagi-lagi azell yang menjawab, membuat Abra gemas kepada istri cantiknya itu.


" Nggak lah bang, aku ada urusan tapi ni anak orang gangguin aku terus." Jawab Abra kepada Devan.


Mendengar suara Abra membuat Alya yang tadi sibuk dengam ponselnya akhirnya melirik ke arah Abra


Deg...


Kembali hati Alya begitu berdebar, sungguh Abra adalah laki laki yang begitu istimewa, Alya tidak mengenalnya, hanya sebatas melihat tapi rasanya Abra berbeda, Abra seseorang yang mampu menggetarkan hatinya juga jiwanya, bahkan dengan pacarnya saja Alya tidak pernah merasa seperti sekarang ini, seperti apa yang dia rasakan untuk Abra, suami dari sepupunya sendiri.

__ADS_1


Dan Alya hanya bisa sebatas mengagumi seorang Abra, yang bahkan dari awal bertemu saja tidak pernah meliriknya sama sekali.


Tatapan mata Azell dan Alya bertemu, azell tersenyum ke arah Alya, begitu juga dengan Alya yang tersenyum ke arah azell.


" lo emang selalu menang dari gue zel dari dulu." Batin Alya kepada azell.


" Beneran aku gangguin abang pas di sana ? " Tanya azell yang sudah mulai sedikit kesal kepada Abra.


" Maksud abra tuh gangguin di pikirannya dek " Jelas Devan kepada azell.


Membuat azell menoleh ke arah Abra.


" Beneran bang?? " Tanya azell kepada Abra.


Azell tersenyum senang mendengar jawaban abra barusan.


" Kalian nginep kan ? " Tanya Melisa kepada azell juga abra.


" lya dong Kak kita nginep " Jawab Zela

__ADS_1


" Bener kamu tidak mau di masakin nasi goreng, mumpung kakak disini, biar bisa nurutin ngidam kamu dek?." Tanya Melisa dan Azell menggeleng kan kepala nya.


Alya yang sedari tadi diam kembali menoleh ke arah azell, tentu saja karena mendengar jika azell sedang hamil.


Alya berfikir jika azell mungkin MBA terlebih dahulu, mengingat azell yang haru saja lulus sekolah juga kedua Om dan Tantenya yang tidak menjelaskan tentang pernikahan azell dan juga Abra secara detail.


Alya melirik ke arah perut azell, memang benar perut azell agak sedikit buncit, dan itu kembali membuat Alya tersenyum pahit.


" Tenang aja Kak Mel aku nggak ngidam nasgor buatan Kakak lagi, tapi ngidam pengen ke clubnya Kak Vano " Jawab azell yang langsung dapat tarikan hidung dari Abra.


" Auw. Ampun bang " Jawab azell yang dapat serangan dari Abra.


" Dasar nakal." Jawab Abra lagi masih dengan menyerang azell.


Sedangkan Melisa tersenyum bahagia melihat rumah tanggan adiknya yang begitu terlihat bahagia.


Melisa melirik ke seseorang yang sedang menatap azell dengan tatapan berbeda, siapa lagi kalau bukan Alya, bahkan Alya sedari tadi banyak diamnya, tidak seperti biasanya yang heboh jika sudah bertemu dengan azell, dan Melisa tau ada sesuatu yang Alya sembunyikan, mungkin lain kali Melisa akan menanyakan itu kepada Alya, atau Melisa akan menjelaskan semua kepada Alya.


...❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote**...


__ADS_2