FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 507


__ADS_3

Dimana disana sudah ada kedua orang tua Azell juga Abra, dan Adam serta kepala Sekolah Azell yang ketika itu juga menjadi saksi dipernikahan azell dan Abra.


Jangan lupakan papa juga ayah mengundang penghulu juga yang menjadi wali nikah anak mereka. Azell dan Abra sampai dikantor, sedikit telat memang, tapi tidak masalah karena para awak media atau wartawan juga akan dengan setia menunggu kedatangan mereka berdua.


Menunggu klarifikasi dari kedua belah pihak keluarga mereka, ini akan menjadi berita besar berita yang akan menggemparkan ditanah air.


" Bang.... adik gugup.." Ucap azell kepada Abra. Jujur saja Azell tidak pernah berhadapan dengan orang orang yang meliputi kehidupannya.


Apa lagi sampe dibawa keberita, ini begitu membuat azell gugup tapi Abra dengan setianya terus menenangkan Azell.


Sampai mereka sampai diruangan Papa, dimana kedua orang tua mereka juga menunggu disana.


" Bund.. Mah.." Sapa azell setelah melihat Mama juga Bunda.


Azell menghampiri orang tuanya.


" Sayang.. Akhirnya kalian datang juga." Jawab mama.


" Jangan gugup nak.. Semua akan baik baik saja." Ucap bunda melihat kegugupan pada wajah putrinya.


Azell mengangguk sambil tersenyum, meskipun sebenarnya tidak dapat dipungkiri jika azell tidak bisa menyingkirkan rasa gugupnya, tapi azell mencoba untui terlihat tenang, dan menurut dengan apa yang dikatakan oleh kedua orang tuanya juga mertuanya, dan suaminya tentunya.


Bunda juga Mama sama sama menggenggam tangan azell untuk memberi ketenanan pada azell.


Azell begitu beruntung mempunyai keluarga yang sangat menyayanginya.

__ADS_1


" Yah.. Pah.. Bagaimana.. Apa semua sudah siap.? ?." Tanya Abra yang sebenarnya juga sedikit gugup, tapi hanya sedikit karena rasa bahagianya jauh lebih banyak tentunya.


" Tenang nak... Semua sudah kami siapakan.." Jawab ayah membuat Abra tersenyum senang.


" Terimakasih yah...." Jawab Abra yang diangguki oleh ayah.


" Kamu nggak sabaran banget nak Jadi inget dulu pas kalian mau nikah.. Kamu juga seperti sekarang ini." Sambung Papap yang tentu saja menggoda Abra mencoba untuk mencairkan suasana, agar mereka tidak merasa begitu gugup.


" Papa..." Jawab abra yang tentu saja merasa malu dengan godaan papa nya itu.


Tidak lama pintu ruangan Papa terbuka, menampilkan sosok Adam yang juga memakai pakaian formal.


"Tampan.. Satu kata untuk menggambarkan seorang adam .


Begitu juga dengan azell yang tidak berangkat kuliah, sudah dipastikan juga di kampus nya nanti akan heboh dengan beritanya.


Azell bisa tanyakan itu kepada kedua sahabatnya nanti.


" Wuih.. Ganteng parah kamu. Mentang mentang mau masuk tv... Gimana Bro..??? Siap kan..?? " Ucap adam dengan gurauan, juga menanyakan kepada Brayen.


" Sialan kamu.... Aku ganteng dari dulu." Jawab Abra membuat yang lain tertawa.


" Kalau sudah siap semuanya.. Mari kita konfirmasi semuanya.. Biar jelas dan tidak ada lagi yang perlu ditutup tutupi."Jelas Papa yang disetujui semuanya.


Abra menghampiri Azell yang sedang bersama Bunda dan juga Mamah.

__ADS_1


" Good luck sayang.." Ucap Bunda kepada Brayen dan Azell, mereka mengangguk bersamaan.


"Jangan gugup ya.. Mamah disini..." Ucap Mamah kepada azell.


Azell kembali mengangguk pelan, juga dengan kegugupan yang bertambah. Abra menggandeng tangan azell untuk menuju ruangan yang dijadikan press conference mereka.


Papa, ayah, Adam , Pak Dodi ( Kepala sekolah Azell ), Juga penguhulu yang menikahkan mereka sudah duduk berjejer didepan banyak wartawan.


Kini datanglah Abra dan juga azell, orang yang sedari tadi ditunggu tunggu, sontak saja para wartawan langsung mengarahkan camera untuk mengabadikan moment penting ini.


Bahkan tangan Azell begitu terasa dingin digenggaman tangan Abra, Abra mengusapnya pelan dengan jempolnya, tersenyum manis ke arah Azell untuk menenangkan istrinya.


" Astaga.. Ternyata Abraham Prayoga Pamungkas sangatlah tampan.." Ucap salah satu wartawan ketika melihat Abra.


" lya... Benar. Dan itu wanita disebelahnya juga sangat cantik. Apa mereka pacaran...? " Sambung satunya lagi.


" Sebaiknya nanti kita tanyakan." Jawab salah satu wartawan dan disetujui yang lainnya.


" Ais, Vita please..tolongin aku....." batin azell meminta bantuan kepada kedua sahabatnya.


...❤️❤️❤️❤️...


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...

__ADS_1


__ADS_2