
Saat Rio telah tenang sarapan, kursi meja makan berdecit pertanda ada yang menarik nya, dan orang nya adalah Abra, Azell pun mengambilkan nasi untuk suami nya, Rio melirik sekilas ke mereka."Benar-benar seperti keluarga kecil." Fikir Rio
"Aa' mau lauk apa?." Tanya Azell, kini kemampuan memasak nya sudah lumayan meningkat berkat eksperimen nya dan geogle
"Ayam sama sup aja." Ucap Abra dan Azell mengangguk mengambilkan pada suami nya, Azell mengambil makanan sendiri untuk ia makan, mereka makan dengan hening.
Abra melirik jam tangan yang berada di tangan sebelah kiri nya, masih ada waktu untuk diri nya mandi sebelum mengantar adik nya ke sekolah sebentar lagi.
"Aa' mandi dulu ya bentar." Ucap nya pada Rio dan Rio hanya mengangguk
Azell sedang merapikan meja makan, membawa piring-piring kotor nya ke wastafel untuk di cuci, Rio masih duduk di meja makan dengan fokus ke ponsel nya.
"Dek, biasa nys berangkat sekolah sama siapa?." Tanya Azell pada Rio
Rio mendongak melihat arah kakak ipar nya yang berdiri di depan wastafel sedang mencuci piring
"Biasa nya sama papa kalau aa' pulang baru sama aa'." Jawab nya, Azell mengangguk lalu ber o ria saja.
...🥀🥀🥀...
Azell berdiri di depan pintu rumah, Rio pamit untuk berangkat sekolah dengan di antar Abra
__ADS_1
"Kak aku berangkat dulu, Assalamualaikum." Ucap Rio sambil mencium tangan Azell
"Waalikumsalam, belajar yang benar." Balas Azell dan Rio hanya menanggapi dengan senyuman
"Aa' tinggal bentar ya dek." Ucap Abra mengacak rambut Azell, membuat Azell cemberut
"Iya, ih jangan di acak-acak." Kesal Azell
"He...he.. ih gemes, muka nya jangan begitu dong." Ucap Abra mencubit pipi temben Azell
"Aw sakit tahu a'."
"OmG!!! daddy mommy please ya, Rio bisa telat ini." Teriak Rio yang sudah masuk ke dalam mobil, Azell melototkan mata nya pada Rio sedangkan yang di pelototi acuh, Abra justru terkikik
"Ya sudah daddy anter Rio dulu ya mom." Ucap Abra lalu mengecup kening Azell setelah itu berlari memasuko mobil
Azell sudah menahan emosi nya, percuma saja diri nya meladeni mereka, yang justru akan semakin menjadi-jadi, jadi biarkan saja, setelah mobil melesat Azell masuk ke dalam tidak lupa mengunci pintu.
...🥀🥀🥀...
Langit sudah mulai menggelap pertanda malam akan tiba, di ruang keluarga tiga sosok berbeda umur sibuk dengan aktifitas nya masing-masing. Azell duduk di karpet tebal sedang menonton TV yang menampilka acara lawak sesekalu dia tertawa, sedangkan ke dua kakak beradik di belakang nya yang duduk di sofa sibuk dengan game nya masing-masing.
__ADS_1
"Dek." Panggil Abra pada Azell, seperti nya laki-laki itu sudah selesai bermain game
"Hemmm." Azell hanya menjawab dengan deheman dan masih fokus pada acara TV
"Dek.."Panggil Abra lagi
"Iya A'." Jawab nya masih di posisi sama.
"Dek hadap sini dulu." Ucap Abra mulai kesal
"Iya iya kenapa?." Jawab Azell memutar tubuh nya ke belakang
"Nah gitu dong." Jawab Abra
"Ya sudah kenapa?." Tanya Azell
"Emmm.. malam ini kita makan di cafe saja ya?." Ucap Abra
"Loh!! kenapa?." Tanya Azell lagi
"Aa' mau cek cafe, jadi sekalian aja kita makan di sana." Jawab Abra
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...To be continued...