FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 552


__ADS_3

" Astaga.. Tuan Abra semakin hari semakin tampan saja." Ucap salah satu karyawan.


" lya.. Dan sekarang sudah tak sedingin dulu.. Barusan dia senyum.. Astaga. Jantung gue masih saja dag dig dug gini." Jawab yang lainnya.


" Tapi sayang bentar lagi dia akan menjadi seorang Ayah.." Sambung yang lain.


" Tapi tetap ketampanannya tak berkurang sama sekali, semakin dewasa semakin tampan malah." Jawab yang lain lagi.


" Hot Daddy itu malah semakkin menantang dan


" aku yakin Tuan Abra Hot Daddy yang akan digilai banyak wanita nantinya." Ucapnya lagi yang diangguki oleh teman temannya.


Sedangkan para karyawan laki laki hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan karyawan wanita wanita itu, mereka memang mengakui jika Anak dari Bos besarnya itu memanglah tampan.


Mereka merasa lalatnya sedangkan Abra sebagai kumbangnya, yang digilai oleh banyak kupu kupu. Jika laki laki saja mengakui ketampanan Abra apa lagi yang perempuan.


Abra membuka ruangan Adam, membuat Adam menolehnya dengan bingung.


" Ada apa..?? " Tanya Adam kepada Abra.


" Anak curut itu buat ulah lagi.." Jawab abra membuat adam mengernyitkan keningnya, tapi kemudian dia tau siapa yang di maksud oleh Abra.


"Sandro.?? " Tanya adam yang diangguki oleh Abra.


" Kenapa lagi itu anak.?? " Tanya Adam kepada abra.

__ADS_1


Abra berjalan menuju ke arah jendela ruangan ad, dia menatap ke luar dari kaca jendela.


"Anak curut itu tertangkap camera cctv hotel sedang memakai barang haram." Jelas abra membuat Adam seketika meloto tak percaya.


"Brengsek... Dia memang tidak seharusnya di maafkan bro." Jawab Adam dengan nada kesal.


Bahkan Adam lebih marah dari abra, dia sampai berdiri dan memukul meja kerjanya.


" Kamu bisa urus tidak..?? " Tanya Abra yang sukses membuat adam lagi lagi terkejut.


" Kamu nyuruh aku...?? " Tanya adam tak percaya.


" Siapa lagi kalau bukan kamu...." Jawab abra enteng membuat adam menghela nafas panjangnya.


' Terus kantor.?? " Tanya Adam kepada abra.


Adam memejamkan matanya sebentar, lalu menatap Abra tajam.


" Kapan aku harus kesana ..?? " Tanya adam kepada abra.


" Secepatnya." Jawab Abra singkat.


" Tapi nggak hari ini juga dong bro." Jelas adam kepada Abra.


" Besok.. Nunggu kabar dari Mr Richard dulu.. Kalau dia bisa mengatasi kamu nggak harus kesana.." Jelas Abra membuat Adam seketika mengehela nafas. .

__ADS_1


" Sialan Lo.. " Jawab adam kesal membuat abda tersenyum.


Baik abra maupun adam memanglah marah dengan apa yang di lakukan Sandro, lagi lagi dia berulah bahkan di negara orang, dan itu sudah pasti membuat abra mau tidak mau bertanggung jawab dengan apa yang Sandro lakukan .


Tapi bukan berati abra harus datang kesana secara langsung, dia lebih baik menyuruh orang untuk mengurus semua, ketimbang harus bertemu langsung dengan Sandro si anak curut yang brengsek itu.


Kecuali jika memang benar benar genting, tentu mau tidak mau abra harus mengatasinya sendiri, Abra sudah cukup baik selama ini kepada Sandro.


Abra dan adam menyesap coffenya yang sudah disuguhkan oleh pelayan caffe, mereka sudah berada di caffe biasa, caffe yang dekat dengn kantor Pamungkas.


Abra kembali membuka ponselnya, tapi belum ada kabar lagi dari menejer hotelnya.


" Apa aku kesana aja bra.??? " Tanya Adam kepada abra.


Abra menatap adam, kemudian dia tersenyum miring.


"Kenapa.?? " Tanya Abra singkat kepada adam.


" Aku pengen kasih pelajaran ke anak brengsek itu bra.. Gila itu anak nggak ada kapoknya." Jelas adam masih dengan nada kesalnya.


Abra lagi lagi tersenyum miring, Dia juga kesal dengan Sandro, bahkan bukan hanya kesal melainkan kecewa, setelah apa yang Abra lakukan untuk Sandro, ternyata tidak membuat Sandro menjadi orang yang lebih baik.


Meskipun tanpa abra tau, sebenarnya masalah Sandro dengan barang haram tersebut, ada sesuatu yang janggal.


...❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...


__ADS_2