FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 731


__ADS_3

Seperti permintaan azell tadi, abra sendiri yang menggendong azell dan membawanya masuk ke dalam mobil.


Sedangkan Papa dan mama membuntuti mereka dari belakang.


Meskipun azell sangatlah berat, tapi tidak jadi masalah untuk abra, bahkan rasa berat pada tubuh azell seketika hilang begitu saja mengingat malaikat kecil mereka yang sedang berjuang mencari jalan untuk keluar.


Abra mendudukan azell di kursi mobil belakang, di ikuti mama yang juga duduk di sebelah azell untuk menemani menantu nya.


Sedangkan Papa duduk di sebelah setir kemudi, tentu saja abra sebagai pengemudi sekarang.


Mama terus mengelus pinggang azell untuk meredakan rasa sakit yang sedang Zela rasakan saat ini.


" Ma,,, azell nggak kuat." Ucap azell kepada Ibu Mertuanya.


" Tenang sayang sebentar lagi ya kita sampai." Jawab mama


Padahal mobil baru saja jalan, tapi untuk membuat azell tidak panik dan lebih tenang, mama terpaksa membohonginya, karena azell juga sudah tidak fokus dengan jalanan sekitarnya, yang dia rasakan saat ini ialah nyeri yang teramat pada pinggang juga perutnya.


" Nak cepetan." Suruh Papa kepada abra.


Tidak ada jawaban dari abrq karena Abra terus fokus dengan setir mobilnya.

__ADS_1


Di dalam pikirannya saat ini ialah azell segera cepat di tangani oleh Dokter.


Dengan keahlian mengemudi abra akhirnya mereka sampai juga di rumah sakit Pamungkas.


Bahkan abra yang tidak sabar langsung menggendong azell dan membawanya masuk ke dalam rumah sakit.


Mama dan Papa saling pandang, rupanya mereka lupa untuk memberitahukan jika mereka dalam perjalana ke rumah sakit dan menyuruh karyawan untuk mempersiapkan tempat tidur untuk azell.


Jangan lupakan kedua orang tua paruh baya itu juga lupa memberitahukan besannya jika azell sudah akan melahirkan, dengan setengah berlari mama dan Papa mengejar Abra yang tadi sudah membawa azell masuk terlebih dahulu.


Bahkan sapaan dari beberapa karyawan juga Dokter tidak lagi Papa dan mama hiraukan, mereka hanya mengangguk tanpa senyum, tentu saja karena mereka sedang dalam mode was-was menantikan kelahiran cucu mereka.


Kini azell sudah di bawa ke ruang VIP untuk di tangani juga di periksa oleh Dokter. Abra, mama, dan Papa menunggu di luar ruangan.


Rupanya Adam menanyakan keberadaan abra yang tak kunjung sampai kampus.


Akhirnya abra memberitahukan Adam jika sekarang Dia sedang di rumah sakit karena azell yang sudah akan melahirkan.


Setelah menutup telepon Adam, abra kembali mondar mandir di depan pintu. Tidak lama pintu ruangan terbuka menampilkan Dokter yang baru saja memeriksa azell


" Gimana Dok?." Tanya abra dan mama barengan.

__ADS_1


"Tidak ada masalah Bu, hanya saja masih pembukaan satu mungkin nanti sore atau malam bayinya baru akan lahir, silahkan kalau mau masuk ke dalam, saya permisi dulu." Jelas Dokter kepada mama.


Mama mengangguk, lalu Dokter itu pergi terlebih dahulu, sebelum nanti sekitar 10/20 menitan akan memeriksa azell lagi.


Setelah kepergian Dokter, Abra langsung masuk ke dalam di ikuti mama dan Papa.


Abra menghampiri azell yang sedang terbaring di rumah sakit, azell tidak sedang tidur melainkan beberapa suster sedang mengelus pinggangnya seperti yang tadi mama dan abra lakukan kepadanya, dengan tujuan meredakan sakit yang azell rasakan.


" Kalian boleh pergi." Ucap mama yang di angguki oleh 2 suster itu.


Setelah pamit kepada mama dan Papa dua suster itu keluar dari ruangan azell.


Abra langsung memeluk azell, bahkan matanya sudah berkaca karena tidak tega melihat azell yang sedang menahan sakit.


...❤️❤️❤️❤️...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Mampir ke ceritaku yang lain ya kak

__ADS_1



__ADS_2