
" Oke..." Jawab abra membuat si cowok aneh itu tersenyum senang, bahkan dia sempat menjawil janggut Abra karena reflek.
" Hei.. Nggak boleh sampe sentuh sentuh gitu." Ucap Abra yang dapat jawaban darinya dengan senyuman tanpa bersalahnya.
Sungguh Abra sangatlah malas berhadapan dengan orang aneh seperti itu. Mereka akhirnya melakukan foto bersama.
Catat hanya sekali foto saja, padahal si cowok aneh sudah meminta untuk berfoto lagi, tapi melihat gaya cowok yang terus saja kecentilan membuat Abra tak ingin meneruskan moment abadinya bersama cowok aneh itu.
Akhirnya Abra, Adam dan Kiki diperbolehkan untuk masuk, cukup luas memang didalam, bahkan pemandangannya lebih indah dari kolam yang berada di luar, meskipun terletak di dalam tapi di tempat itu juga bisa melihat keindahan alamnya.
Abra dan kedua sahabatnya terus masuk mencari keberadaan ketiga gadis nakal itu.
Sebenarnya mereka cukup merasa lega mengetahui jika azell, Ais dan Vita nerenang di kolam yang termasuk VIP itu, jadi tubuh mereka tidak harus dilihat yang lain.
Tapi jika mereka tau ketiga gadis cantik itu sebelumnya juga berenang di tempat yang umum, sudah dipastikan ketiga cowok itu akan meledak ledak emosinya. Bahkan hukuman yang mereka dapat mungkin akan sangat berat.
Sampai akhirnya, Abra , Adam , dan Kiki mendengar suara cewek cewek yang sedang tertawa bersama, sudah dapat ditebak jika mereka adalah azell dan kedua sahabatnya.
Dengan pelan, Abra, adam, dan kiki berjalan ke arah azell, Ais dan Vita yang masih berendam.
__ADS_1
Bahkan Abra dan kedua sahabatnya persis seperti mata mata atau detektif yang sedang mengamati musuhnya.
Semakin dekat, semakin dekat... Abra dan kedua sahabatnya bisa dengan jelas melihat azell dan kedua sahabatnya.
Betapa terkejutnya abra, melihat azell yang memakai pakaian renangnya sampe bok*ng dan pay*dar*Nya tercetak begitu jelas.
Bukannya terpesona dengan keindahan tubuh yang istrinya miliki, melihat itu amarah Abra semakin memuncak saja, abra mengepalkan tangannya kuat, sungguh dia tidak rela azell mengexpose tubuhnya, meskipun hanya dengan Ais dan Vita yang merupakan sahabatnya juga sama sama wanita.
Tapi Abra tetap merasa tidak rela, dan azell benar benar harus dapat hukuman. Abra akan menghampiri azell, tapi dengan segera dicegah oleh Adam, mereka akhirnya sembunyi di belakang pohon seperti penguntit.
" Habis ini kita kemana .?? " Tanya Vita kepada azell dan Ais.
Begitu juga dengan Abra yang sudah tersenyum devil, mendengar penuturan sang istri yang malah mengajak teman temannya ke tempat terkutuk itu, bagaimana tidak terkutuk jika tempat Viko adalah Club malam.
" Tenang dulu Bra.." Ucap Adam pelan mengingatkan Abra.
" No.. Zezel." Tolak Vita langsung.
" Ogah... Aku nggak mau ya ngajak bumil ketempat begituan, apa lagi kamu sekarang udah punya suami, dan suami kamu itu orang yang sangat terpandang bisa berabe urusannya kalau kamu ketahuan ketempatnya Kak Viko." Jelas Ais kepada azell.
__ADS_1
Mendengar Ais yang mencegah Azell, membuat Adam malah jadi senyum senyum sendiri.
" Ish.. Berisik kalian. Aku ngajak kalian ketempat Kak Viko cuma pengen dibikinin nasi goreng sama Kak Viko..." Jelas Azell membuat Ais dan Vita terbengong.
" Kalian tau nggak... Tadi pagi aku dimasakin nasi goreng sama abang.. Tapi nggak aku makan, melihat saja sudah bikin enak." Sambung azell menjelaskan kepada Ais dan Viya.
Sedangkan Abra terkejut tak percaya, bagaimana bisa azell mengatakan itu jika dia sendiri yang minta, memang tidak dia makan, tapi bukankah azell memuji baunya yang begitu enak itu..?? Astaga... abra harus benar benar sabar menghadapi bumil yang satu ini.
Adam dan Kiki sudah terkikik geli, mendengar apa yang azell ucapkan.
" Seriusan nggak kami makan..?? Wah.. Sayang banget dong Zel... Tau gitu dimakan aku aja." Jawab Vani membuat azell tertawa.
" Ikh.. Makan gratis aja kamu cepet.." Ledek Ais kepada Vita yang dapat cengiran dari Vita.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote****...
__ADS_1