
" Ais sudah deh, kasihan Vita nanti pingsan." Ucap azell yang melihat Vita terus menutup hidung nya dengan jari nya.
" Biarin aja zell, aku belum mau berhenti kalau nih anak belum pingsan " jawab Ais sengaja untuk membuat Vita ketakutan.
" Gila kamu, akhh sahabat Mac apa kamu." Jawab Vita kesal, seketika kembali menutup hidung nya lagi.
Sebenarnya apa yang di ucapkan Vita tentang ketiak Ais tidak lah benar, vuta hanya bercanda begitu juga dengan Ais.
Azell yang melihat tingkah ke dua sahabat nya hanya menggeleng kan kepala, tapi juga tidak berhenti tertawa karena ulah mereka.
" Zell, tolongin Napa, aku sudah tidak tahan nih." Sambung Vita lagi, sambil terus melepaskan rangkulan dari ais.
Tapi semakin Vita meronta, semakin Ais merangkulnya lebih erat, benar benar sahabat kampret untuk vita.
" Ais, sudah kamu tidak malu kalau ada yang lihat." Ucap azell kepada ais.
" Tenang saja tidak akan ada yang lihat." Jawab Ais santai. Membuat azell hanya mengangkat bahu nya sambil terus tertawa.
" Zell, please, help me, aku mau pingsan." Teriak Vita masih di dalam rangkulan Ais.
Benar benar konyol mereka, bahkan ketika sampai di parkiran, Ais masih tetap di posisi nya merangkul Vita.
__ADS_1
" Kalian ngapain pencak silat di sini???." Tanya seseorang dari arah berlawanan.
Seketika membuat mereka bertiga terkejut dan menoleh ke asal suara, lagi lagi mereka semakin terkejut, betapa tidak???? Jika di depan mereka kini sudah berdiri ke tiga laki laki tampan yang masih setia menatap ke arah mereka.
Dengan segera Ais melepaskan rangkulan nya ke Vita, dia begitu malu dengan sikap konyol nya sedari tadi.
" Tunggu??? Apa Abra, Adam dan juga Kiki sedari tadi???? Apakah ke tiga laki laki tampan di depan mereka sekarang ini benar benar melihat tingkah konyol nya?????. Pikir Ais terus sedari tadi.
Sedangkan azell dan Vita sekarang terkikik geli dengan wajah merah aus yang terlihat sangat merah.
Adam menatap Ais dengan tatapan yang sudah di artikan, sungguh saat ini Ais sangatlah malu. Ingin rasa nya dia masuk ke dalam lubang semut agar tidak ada yang melihat.
Ais terus menundukkan kepalanya, jika saja di antara mereka tidak terjadi something mungkin akan beda cerita nya.
Ais tidak akan merasa malu seperti sekarang ini, tapi karena di antara Ais maupun Adam sedang dalam masa masa PDKT tentu saja harga diri Ais di pertaruhkan.
Sedangkan Kiki, dia menatap Vita dengan tatapan iba tentu saja tetapi Kiki itu dibuat-buat membuat vita memberengut kesal.
Sungguh kesal tatapan mata Kiki seakan akan membuat dirinya seperti orang yang perlu untuk dikasihani!!!!
menyebalkan.
__ADS_1
Abra berjalan ke arah azell, dia mencium sekilas kening azell.
Membuat Ais dan Vita sedikit terkejut juga canggung.
Akh.... laki laki Tampa yang menjadi idola di kampus itu memang selalu bersikap seenaknya saja.
Bahkan kerap sekali jika Abra seperti sengaja memperlihatkan kemesraan nya dengan azell.
Sikap Abra kepada azell memang membuat yang lain seakan akan menggeleng kan kepala nya, susah di tebak pikir mereka.
" ayo pulang..." Ajak Abra kepada azell.
Azell yang masih diam dan berdiri hanya menurut saja, apa yang di katakan oleh suami nya itu.
" Aku duluan ya." Pamit azell tanpa dosa kepada ke dua sahabat nya.
...❤️❤️❤️❤️...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1