
" bagus." ucap ayah pelan mengacungkan jempolnya pada dewa, dewa pun tersenyum kekhawatirannya akan kedua orang tuanya yang tidak setuju akan pilihan dirinya ternyata salah justru mereka mendukung juga keluarga Elmira ketika Dewa menyampaikan niatnya pada orang tua elmira mereka menyambutnya dengan baik tinggal membawa ayah bundanya mengunjungi kediaman rumah elmira.
...🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀...
Sudah dilarang namun tetap saja mereka melakukannya. AbrA dan Devan bermain game bersama di ruang tengah Azell yang biasanya memilih ke kamar kini berada di antara keduanya dengan fokus pada ponselnya melihat lihat berita terkini di instagram nya.
Azel melakukan hal ini agar kata sebentar dari Devan memang sebentar versi dirinya jika versi Devan sebenarnya itu lama ayah Bunda sudah masuk ke kamar begitupun dengan abangnya Dewa yang juga pamit untuk beristirahat.
30 menit sudah Azell menemani mereka berdua Dan kini dirinya sudah mulai bosan
" aa' Abang sudah dong isshhhh." kesal Azell mengguncang lengan kedua nya
" bentar dek habis ini sudah." jawab Devan.
" aa' sudah ayo." ucap manja Azell pada Abra.
" iya habis ini beneran selesai sayang." balas Abra membuat pipi Azell merona dan senyum-senyum sendiri tapi buru-buru dia menggelengkan kepalanya saat ini dia sedang dalam mode kesal nggak boleh terbuai oleh 1 kata dari mulut suami nya.
Tidak ingin berdebat yang akhirnya akan dicueki Azell pun dia menyandarkan punggungnya pada sofa 5 menit kemudian Abra dan Devan memekik senang sedikit membuat Azell yang terkantuk-kantuk untuk kaget
__ADS_1
" beres bra mantap." ucap devan memberikan acungan jempol pada Abra Azell melihat itu memandang mereka berdua malas.
" sudah kan selesai udah yuk A' tidur, hoam." ucap Azell yang sudah mengantuk
" tuh sana bawa masuk suami kamu dik." ucap Devan Azell bangkit lalu menarik lengan Abra agar berdiri.
" thanks bra." ucap defan yang ikut bangkit akan masuk ke kamarnya.
" dasar jones." cibir Azell
" disir jinis." Devan tak menanggapi serius justru meniru ucapan Azell dengan raut muka menyebalkan azazel menatap abangnya garang defan berlalu begitu saja menuju kamar nya.
" gendong." ucap Azell manja.
" mau gendong depan apa belakang?." tanya Abra
" belakang saja." jawab Azell.
" tidak depan saja lebih enak?." tanya abrah dengan menaik turunkan alisnya kata-katanya ambigu.
__ADS_1
" ish apaan sih a' udah ah cepet balik badan adik ngantuk." ucap Azell membalikkan badan Abra agar memunggunginya.
Abra sudah berjongkok di depan Azell azell pun naik ke punggung Abra
" kuat a' sampai atas ntar encok lagi." ucap Azell tepat ditelinga Abra membuat abra ketika merinding.
" kuatlah encok? emangnya aa' kakek kakek apa." ucap abra terdengar sedikit kesal.
" he he he canda aa' ganteng tapi kalau nggak kuat adik turun deh." ucap Azell dengan meringis.
" sudah telat dek." balas Abra karena mereka sudah hampir sampai lantai atas hanya butuh 2 langkah kaki Abra mereka benar-benar sampai di lantai atas.
" he he he." Ucap Azell dengan tertawa
Sebelum tidur Azell terlebih dahulu mencuci muka dan bersih-bersih abra juga seperti itu setelah selesai keduanya berbaring di atas tempat tidur seperti biasa Abra memeluk Azell saat hendak tidur saat hendak memejamkan mata bunyi notif ponsel menyadarkan mereka kembali.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......