
" Jadi tadi adik ke mall jam setengah dua belas, nah Rio lagi jam istirahat jadi dia numpang ngadem di malll, Rio berkata seperti itu pada adik, hahahaha adik aa' memang kocak." Lanjut Azell terkikik mengingat ucapan Rio tadi siang
" Adik kamu juga itu yank."
" Hahahaha iya ya, nah lanjut... terus Rio kenalan sama teman-teman adik, tapi adik bilangnya adik sepupu, tidak apa-apa kan a'?." Ucap Azell dengan muka sedikit di tekuk, Abra tersenyum mengelus pipi Azell dengan sangat lembut
" Tidak apa-apa, aa' bisa terima keputusan adik kalau memang belum mau jujur dengan teman-teman adik ." Azell tersenyum mendengar jawaban dari suaminya
" Terus tadi, kita di sini nonton drama sampai 3 jam, puas banget tidak ada yang menggangu." Ucap Azell sebenarnya sedikit menyindir kejadian tempo hari
" Adik nyindir aa' nih ceritanya hm?."
" Ohhhh baguslah kalau aa' merasa." Tuk Abra menyentil dahi Azell pelan
" Awwww sakit a', KDRT ini."
" Lebay ah, ya sudah sini aa' obatin."
Cupppp Abra mencium dahi Azell yang ia sentil tadi.
" Aah aa' modus ini mah." Ucap Azell, Abra tertawa pelan
__ADS_1
" Hehehe, ya sudah lanjut..."
" Terus tadi bang Dewa Video Call bunda a', kebetulan banget mereka penasaran dengan kedua abang adik, akhirnya adik bilang ke abang ada yang mau kenalan dan abang mau." Cerocos nya, Abra setia mendengarkan
" Mereka heboh banget hahahaha,,, apalagi Vits tuh, tapi adik nangkep hal aneh dari Amel, dia tuh beda banget tadi, sepertinya dia suka sama bang Dewa deh."
" Kok adik bisa mengamsusikan seperti itu!!." Tanya Abra
" Tidak tahu juga, feelling aja hehehe, biasanya Amel selalu cuek, tapi tadi sikapnya sperti lagi ketemu gebetan gitu."
" Emang kalau ketemu gebetan gimana?."
" Ya senyum-senyum malu gitu?."
" Tidak, adik tidak pernah begitu, kata orang-orang sih begitu a', sekarang kan sudah ada aa' " Jawabnya, Abraham tersenyum
" Jadi... adik suka sama aa' tidak?." Tanya Abra
" Suka." Jawab Azell cepat
" Cinta?." Tanyanya lagi
__ADS_1
" Ehhhh?."
" Adik cinta tidak sama aa'?." Tanyanya ulang dengan mengapit ke dua pipi Azell dengan tangannya
" Ii...itu... aa'... adik...emmmm."
" Adik suka sama aa' tapi Cinta? Adik masih bingung sama perasaan ini, gimana dong ini." Bathin Azell
" Aa' bisa tunggu jawaban dari adik, kalau adij masih ragu." Ucap Abra seakan tahu apa yang ada di fikiran Azell
" Tapi aa' minta jaga hati adij buat aa' ya, aa' bakal buat aduj jatuh cinta sama aa' bagaimana pun caranya." Ucao Abra menatap manik mata Azell
" Aduh abang!!!! adik meleleh kalau begini terus mag, bisa spot jantung setiap saar, apa aku sudah mulai cinta sama aa' ya?." Bathin Azell
" Janji ya?." Tanya Abra, Azell mengangguk mantap dengan posisi tangan Abra masig menggapit pipinya, lalu Abra menarik Azell dalam pelukannya, Azell pun membalas pelukan suaminya itu
" Dug dug dug.... Aduh jantung aku mulai lagi deg nih,, ehh kok jantung si aa' juga bunyi jedak jeduk juga? jangan-jangan kena serangan jantung, ih Astagfirullah amit-amit." Bathi Azell
Azell melepaskan pelukkannya lalu sedikit mendorong dada Abra kebelakang agar dirinta bisa menatap suaminta, ada hak yang harus ia tanyakan padanya, Azell menatao mata hitan suaminya
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...