
Dan dengan tidak tahu malu nya, Dara menunggu Azell yang entah kenapa dia merasa Azell tidak akan menolak nya, padahal sudah jelas kalau Azell tidak akan lagi bisa bersikap baik dengan nya, kecuali Dada berubah, tidak mencari masalah lagi dengan nya dan juga sahabat sahabat Azell.
" Aku nanti ada urusan, lain kali saja." Jelas Abra membuat Dara tersenyum getir.
Azell masuk ke dalam mobil, dia tersenyum senang dengan apa yang di lakukan oleh suami nya itu.
" Duluan ya." Pamit Asell kepada Dara yang terdengar seperti ledekan.
Abra melajukan mobil nya. Setelah mobil Abra tidak terlihat lagi, teman teman Dara segera mendekati nya, mereka merasa iba dengan Dara, tapi mereka juga sebenarnya tahu kalau Dara tidak tidak akan mampu menyaingi Azell yang lebih segala gala nya dari Dara.
Hanya mereka tidak berani untuk mengatakan nya.
...🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀...
Mobil Abra terus melaju membelah jalanan kota, mereka menikmati perjalan sembari mendengarkan alunan musik yang sangat pas di suasana saat ini.
" Abang, kita langsung ke dokter???." Tanya Azell.
" Tidak usah, kita pulang saja, dokter nya sudah di rumah, tadi mama sudah telp." Jelas Abra dan Azell menganggukan kepala nya.
" tadi kenapa tidak di balas????." Tanya Abra tiba tiba.
" Hah???." Azell bingung.
" Pesan Abang." Ucap Abra lagi
__ADS_1
" owhhh untuk apa di balas, Abang kan kirim foto bukan chat." Jawab Azell.
" Tidak suka?." Tanya Abra singkat.
" Suka." Jawab Azell tidak kalah singkat, membuat Abra menghela nafas nya kasar.
" Cute, malah kata Ais " sambung Azell.
" Kalau menurut adik?." Tanya Abra
" adik???." Tanya Azell dan Abra menganggukkan kepala nya sambil menyetir.
" Iya sama seperti Ais " jawab Azell malu.
" cuma itu?." Tanya Abra membuat Azell merasa terpojok.
Tiba-tiba mobil Abra menepi dengan segera dia menghentikan mobil nya.
" Shittt apa aku salah ngomong ya?." Tanya Azell dalam hati nya.
" Kenapa berhenti di sini bang?." Tanya Azell.
" Abang cuma mau dengar pengakuan adik terhadap Abang." Ucap Abra serius.
" maksud Abang?." Tanya Azell.
__ADS_1
" Tatap mata Abang." Suruh Abra membuat jantung Azell mulai bergerumuh. Azell mulai menatap Abra pelan ia benar-benar mengamati setiap bentuk wajah tampan yang berada di depana nya begitu indah sangat memabukkan bahkan azab seperti tidak bisa mengatakan apapun untuk menggambarkan wajah rupawan suami nya itu.
" Katakan?." Ucap Abra dengan suara seksi nya.
Deg!!!!! Jantung Azell semakin tidak karuan, rasa nya sudah dag Dig dug serrr...
" A.... Abang." Ucap Azell terbata bata. Abra semakin menatap mata Azell dengan sangat dalam.
" Ga ganteng banget." Ucap Azell pelan sambil menggigit bibir bawah nya saking nerfous nya.
Apa tersenyum dia sebenar nya sudah sangat gemas dengan istri cantik nya itu ingin segera memakan nya, bahkan mungkin mereka bisa bermain di dalam mobil tapi ingat kalau di rumah sudah banyak orang yang menunggu mereka.
Abra kembali menyalakan mobil nya, sedangkan Azell dia bingung dengan tingkah sang suami.
" Apa apaan Abang, peranti cuma buat tanya seperti itu tadi." batin azel kesal juga malu.
Mereka sampai di pekarangan rumah mewah dan benar saja di sana sudah terparkir mobil mewah milik dokter Edi dan juga ayah azell.
" Abang, ayah juga disini?." Tanya Azell dan Abra mengangguk sambil tersenyum.
" Ayo." Ajak Abra.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......