
cekrek,
Abra memotret nya dan tidak hanya itu, masih banyak lagi adegan romantis yang mereka ciptakan.
Azell yang masih di ruangan Abra, sedangkan Abra masih sibuk dengan meja kerja nya.
Azell memandangi sang suami, aisss bagaimana mungkin suami nya selalu terlihat tampan, pantas saja banyak sekali yang menggilai suami nya itu.
Hidung nya, mata nya, dagu nya, pipi dan bibir nya, melihat bentuk wajah sang suami, membuat Azell jadi semakin tidak karuan, dia senyum senyum sendiri, tanpa dia sadari kalalu sang suami melihat tingkah yang aneh istri nya itu.
" Kenapa dek?." Tanya Abra membuat azell sadar dalam lamunan nya.
" Eh..." Jawab Azell spontan.
" Mikirin apa hmmmm?." Tanya Abra lagi dan membuat azell sedikit salah tingkah.
Azell yang ingat dengan janji nya kepada ke empat sahabat nya, tentu saja akan menjadi alasan untuk dia agar tidak ketahuan oleh Abra, kalau dia baru saja berhayal tentang suami tampan nya itu.
" bang." Panggil azell lirih
" kenapa sayang." Jawab Abra membuat azell bersemu.
" Emmmm boleh ngajak, Amel, Ais, Gina dan Vita buat dinner di hotel papa? Adik sudah janji sama mereka." Jelas Azell sedikit memelas. Abra seperti berfikir, tentu saja dia akan mengerjai, istri cantik nya itu.
__ADS_1
" Boleh." Jawab Abra singkat dan itu membuat Azell senang lalu memeluk suami nya.
" Tapi ada syarat nya." Sambung Abra dan itu membuat azell terkejut sekaligus kesal.
Azell menatap Abra dengan mata tidak percaya, membuat Abra terkekeh karena berhasil mengerjai istri nya.
" Apa????." Tanya Azell yang sudah kesal.
" Cium dulu." Ucap Abra membuat azell semakin di buat melongo dengan tingkah suami nya itu.
Azell menggeleng kan kepala nya dengan senyum manis nya, tanpa ragu Azell mencium pipi Abra, akhhhh kalau begini sih Azell tahu kalau suami nya hanya sengaja mengerjai nya.
" Bibir nya dong." Sambung Abra tidak terima Azell hanya mencium pipi nya.
Tanpa lama Azell langsung menyetujui, Abra menatap Azell dengan tersenyum.
" Terima kasih mommy." Ucap Abra membuat Azell melotot
" mommy????." Tanya Azell bingung.
" Hemmm." Ucap Abra menarik turun kan ke dua alis nya.
" Sehat sehat ya sayang di perut mommy." Sambung Abra mengelus perut rata sang istri.
__ADS_1
Aisssssh.... Perlakuan Abra benar benar membuat Azell seperti ingin terbang sekarang.
" I Love You hubby." Ucap Azell langsung di balas Abra dengan ciuman dalam mereka.
" Bang, ini kantor." Ucap Azell di sela sela ciuman mereka.
" Tenang saja." Ucap Abra masih dengan aksi nya. Baru saja Abram menjawab kekhawatiran azell tiba-tiba pintu ruangan Abra terbuka dan ternyata Adam yang membuat abrahah dan juga Azell terkejut.
" Akh ****." Gumam Adam.
" Kamu tidak bisa ketuk pintu dulu?." Ucap Abra kesal.
" Sorry aku tidak tahu kalau ada nyonya pamungkas di sini." Jawab Adam dengan kekehan.
" Kak Adam." Ucap Azell.
" nyante saja sama aku, aman." jawab Adam membuat Azell semakin malu, sedangkan Abra kesal dengan tingkah Adam yang masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
Padahal biasanya juga Adam seperti itu tapi kali ini mungkin karena azel berada disana Abra menghawatirkan azel yang akan merasa malu tidak dengan dirinya yang tidak punya malu jika dengan Adam dan para sahabatnya yang lain.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......