
Biarin centil sama cowok sendiri" Jawab Ais sambil menjulurkan lidahnya.
Membuat Vita menatap Ais kesal.
" Dih.. aku tarik lidah kamu tahu rasa" Jawab Vita tidak mau kalah.
" Sudah.. Kalian kenapa berantem sih? Ayo ke sana" Ajak azell kepada kedua sahabatnya.
Mereka segera masuk ke dalam perpus untuk menemui Bunda, ayah dan Papa, mama juga Abra dan Adam tentunya.
Melihat azell, Ais dan Vita yang sedang berjalan ke arah Bunda, membuat mahasiswi centil itu menatap iri dengan azell.
" Menantu kesayangannya gaes" Bisik salah satu mahasiswi membuat temannya mengangguk.
" Diem bego kalau nggak mau kena masalah" Jawab salah satu mahasiswi lain.
" Tapi Gue tetep nggak rela kehidupan azell mujur banget" Jelas salah satu mahasiswi lagi.
" Sssttt.. Kita liat aja, sampai kapan azell bisa bertahan dengan Kak Abra yang banyak di sukai wanita" Jelas yang lainnya membuat teman-temannya mengangguk semangat.
Seakan mereka akan ada kesempatan untuk mendekati Abra, padahal sudah pasti itu hanya mimpi dan angan-angan mereka saja.
__ADS_1
" Bunda, mama" Sapa azell dan kedua sahabatnya kompak.
Bunda, mama menoleh ke asala suara, begitu juga dengan Papa, ayah, Abra dan Adam yang menoleh ke arah Azell, Ais, dan Vita yang sedang menghampiri mereka.
" Anak Bunda..." Jawab Bunda dengan senyuman cantiknya.
Azell mencium tangan Bunda, mama, papa dan ayah, di ikuti Ais dan juga Vita.
"Bunda dan mama udah dari tadi? " Tanya Azell yang di angguki oleh Bunda, dan mama dengan senyumnya.
" Sudah sayang.. Kita sudah selesai rapat" Jawab Bunda yang di angguki oleh azell dan kedua sahabatnya
Sedangkan para mahasiswi yang melihat keakraban mama, bunda dan azell semakin merasa iri saja, azell benar-benar wanita paling beruntung karena memiliki mertua sebaik mama dan Papa, mereka tidak hanya tajir, tapi juga memilik anak yang begitu rupawan, siapa lagi kalau bukan Ane Prayoga Pamungkas suami dari azell yang menambah berkali-kali lipat keberuntungan azell di mata teman-teman kampus nya.
" Abang" Sapa azell mencium tangan Abra juga.
Sontak saja pemandangan itu membuat para mahasiswi yang melihat menjadi semakin memanas saja.
" Abang sama Kak Adam kok ada di sini?? " Tanya azell kepada suaminya dan Adam.
" Ada urusan Zel" Jawab Adam membuat Azell mengangguk.
__ADS_1
" Urusan sama Ais ya Kak Dam? " Celetuk Vita membuat Ais melotot, sedangkan yang lain tertawa karena perkataan Vita.
Adam menatap Ais dengan senyum tampannya, tentu saja membuat Ais semakin malu, tapi jujur saja dalam hatinya begitu senang karena keberadaan Adam di sana.
Para orang tua berpamitan kepada anak dan menantu nya, serta sahabat menantu nya.
Abra dan Adam Mereka akan menemani bidadari-bidadari cantik itu di kantin, Sebelum nantinya ke kampus.
Vita yang memesan makanan, seperti biasa azell akan memesan dua porsi, sontak aja Abra dan Adam terkejut karena baru mengetahuinya.
Abra tau jika azell memanglah sedang banyak makan, tapi dia tidak tau jika azell sampai memesan dua porsi dalam sekali makan.
Dan itu membuat Anra semakin gemas saja dengan tingkah istri cantiknya. Tidak lama Alya datang, dan meminta bergabung dengan mereka.
Tentu saja mereka mempersilahkan, sedangkan Adam sedikit curiga dengan mahasiswi cantik ini yang tadi juga di temuinya ketika mereka baru saja tiba di sini.
Tapi sangat terlihat jika Azell dan Alya sangatlah akrab, Adam melirik ke arah Abra yang bersikap biasa saja seperti tidak terjadi sesuatu, karena memang pada dasarnya Anra akan bersikap cuek dengan seseorang yang baru di kenalinya.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
__ADS_1
......****Jangan lupa, Like dan Vote**...