
Setelah itu Vita segera menuju ke toilet, di mana di sana sekarang tempat teraman untuk membuang gas kadaluarsa nya.
" Pasti tuh anak mau buang zat padatnya." Gumam Ais yang sudah begitu mengerti bagaimana Vita jika makan terlalu banyak.
Vita dengan segera masuk ke salah satu toilet. Terdengar adanya seseorang di toilet sebelah. Dan Vita lupa jika tadi Tian juga ijin untuk ke toilet.
Vita menunggu sampai seseorang yang berada di toilet sebelah nya itu keluar.
Tapi jujur saja rasanya sudah tidak tahan menahan gas anginnya yang sedari tadi sudah mendesak untuk keluar dari jalur nya.
Bahkan Vita sampai mengembangkan mulutnya untuk menahananya, jika di lihat mungkin saat ini wajah Vita sudah teramat merah, setelah mendengar ada suara pintu, Vita yakin jika seseorang yang tadi berada di sebelah toilet nya sudah keluar dan pergi.
" Oke ini saatnya." Gumam Vita berucap pada dirinya.
Bersamaan dengan Vita membuang nafas nya lega, ujung ****** Vita juga mengeluarkan suara kentut yang begitu besar, bahkan bukan hanya besar, tetapi juga banyak dan juga cukup lama, mungkin karena Vita yang sedari terus menahan, sampai gas kadaluarsanya menumpuk dan mengantri untuk ke luar .
__ADS_1
Duuooddhhhhh... Duuudddhhh.... Trutut.. Tutt... Tuuutthh.. Tut Bunyi suara kentut Vita yang awal nya besar dan lama lama menjadi kecil tapi cukup banyak dan lama Bunyi suara kentut Vita yang awalnya besar dan lama lama menjadi kecil tapi cukup banyak dan lama.
Hufh...
" Lega aku." Ucap Vita sembari tangan nya mulai menutup hidungnya dari bau gas yang baru saja di keluarkan oleh nya.
Tanpa Vita sadari, Tian yang belum keluar dari lorong kamar mandi sedari tadi mendengar apa yang Vita ucapkan beserta dengan kentut yang Vani keluarkan.
Bahkan bau kentut Vita sampai tercium dari arah luar. Membuat Tian ingin tahu wanita seperti apa yang begitu konyol mengeluarkan kentut sampai sebanyak dan sebau ini, tapi lagi-lagi Tian merasa seperti familiar dengan bau kentut yang sekarang sedang menyeruak masuk ke dalam hidung nya, bahkan suara pertama kentut itu tadi mengingatkan Tian tragedi di jalanan waktu itu.
Tian yakin dia adalah gadis yang sama dengan tragedi kentut malam itu.
" come on girl, i know it's you." Ucap Tian sembari bersandar di dinding.
Tepat di pintu toilet yang Vita masuki. Baru juga berapa hari di Indonesia dan bersama dengan Abra lagi.
__ADS_1
Tapi Tian sudah langsung ketularan konyol nya, hanya untuk menunggu seseorang yang sudah kentut sampai membuat nya penasaran.
Merasa bau kentut nya yang sudah hilang membuat Vita buru-buru memakai parfum nya dan kembali kepada sahabat nya yang masih berada di meja makan.
Vita membuka pintu toilet dengan pelan. Kepala Vita yang pertama keluar untuk melihat keadaan sekitar toilet.
Padahal Vita hanya buang gas saja tapi sikapnya sudah seperti maling yang sedang mengintai makanan di restorant kekasih nya.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak
__ADS_1