
Padahal semua ini bukan salah Azell, melainkan salahnya sendiri yang tidak bisa menerima kenyataan, coba saja jika sikapnya dirubah mungkin Dara akan terlihat lebih manis dan mengagumkan.
"Yee.. Pesenan ku datang.." Ucap Azell girang karena nasi goreng pesanannya sudah jadi.
" Silahkan Neng Azwll.. Nanti kalau kurang asin. Bilang saja ke Ibuk." Ucap Buk Kantin sambil menyerahkan piring berisi nasi goreng.
" Siap Buk. Makasih ya Buk." Jawab Azell sopan dan dianggukin oleh Buk kantin, setelah itu pamit kepada tiga gadis cantik yang sangat dikenalnya itu.
Azell memakan nasi gorengnya dengan sangat lahap, bahkan terlihat sangat enak untuk Ais dan Vita yang berada di depannya.
" Enak Zel.??." Tanya Ais dan Azell menjawabnya dengan anggukan kepala.
" Cobain dong.." Ucap Vita kepada Azell.
" Nih.. Dikit aja tapi." Jawab Azell sambil mengunyah nasi gorengnya.
Dengan semangat 45 Vita langsung menyuapkan nasi goreng kedalam mulutnya.
Seketika membuat mata Vita melotot karena rasa nasi goreng yang ia makan.
" Gimana enak kan.?? " Tanya Azell kepada Vita.
Sedangkan Vita masih melotot sambil menggeleng pelan, dan tak lama Vita langsung ngacir pergi menuju kamar mandi yang berada dikantin.
__ADS_1
Vita memuntahkan semua isi nasi goreng yang baru saja disuapkannya.
Dia membasuh mulutnya dengan air, dan kembali pada tempat duduknya menyedot minuman yang tadi di pesannya sampai hampir habis. Sedangkan Ais masih bingung dengan apa yang dilakukan oleh Vita.
Azell kembali memakan nasi gorengnya seperti tidak terjadi apa apa.
" Kamu emang gila." Ucap Vita ditujukan kepada Azell.
" Kenapa sih Vit..??." Tanya Ais yang penasaran dengan apa yang terjadi dengan Vita.
" Cobain deh nasi goreng Azell." Suruh Vita kepada Ais.
Tanpa menunggu lama, Ais menyendokan nasi goreng yang sedang Azell nikmati itu, tapi hanya sedikit saja.
" Astaga.. Lidah kami bermasalah deh Zel." Ucap Ais kepada Azell.
" Kalian pada lebay deh..." Jawab Azell santai.
" Itu asin parah.." Sambung Ais kepada Azell.
" Kamu yang dikit aja ngerasa asin apa lagi aku tadi." Jawab Vita mengingat dirinya yang tadi menyendokan begitu banyak.
" Kenyang." Ucap Azell tanpa menanggapi kedua sahabatnya yang sedang protes itu.
__ADS_1
Azell berdiri untuk membayar kepada Buk kantin, tentunya kali ini Azell juga yang membayar minuman kedua sahabatnya.
" Buk. Makasih ya Nasi gorengnya begitu enak dan pas." Ucap Azell kepada Buk kantin.
Azell menyerahkan uang lembaran biru, dan sisanya Azell berikan kepada Buk Kantin.
" Makasih banyak Iho neng." Jawab Buk kantin yang dijawab Azell dengan senyuman manisnya.
Setelah itu dia kembali kepada kedua sahabatnya, mereka kembali menuju kelas.
Sedangkan Buk Kantin sedari tadi hanya geleng geleng kepala dengan apa yang di ucapkan oleh pelanggn setianya, siapa lagi kalau bukan Azell.
Sebelumnya tadi dia sempat mencicipi nasi goreng yang dia masak untuk Azell, mengingat Azell sendiri yang meminta untuk ditambahin garam, dan cukup banyak menurut Buk Kantin.
Sampai dia sendiri meringis merasakan nasi goreng yang di buatnya begitu asin.
" Kayak orang hamil aja neng. Suka yang asin asin. Tapi ini asin nya kebangetan." Gumam Buk Kantin sambil melihat kepergian Azell juga kedua sahabatnya.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote****...
__ADS_1