
Mereka terlalu shok dengan kabar yang adam beritahukan, Ais dan Vita merasakan kesedihan seperti apa yang azell rasakan.
" Biar aku yang kasih tau mama " Ucap Vita akhirnya.
Ais hanya mengangguk, sedangkan azell masih diam dalam tangisnya dengan tatapan matanya yang kosong.
Vita keluar dari dalam kamar azell untuk memberitahukan kepada mama dan juga Papa, terlihat mama dan Papa yang masih duduk di depan tv sambil tertawa.
Tentu saja Vita tidak tega melihat kedua Orang Tua paruh baya itu dengan kabar tentang abra.
Ponsel Ais berbunyi lagi, pesan chat dari adam, Ais masih enggan untuk mengambil ponselnya, tapi terus saja berbunyi membuat ais akhirnya membuka pesan itu.
Dan betapa terkejutnya Ais ketika membuka beberapa pesan chat yang ada. kirimkan , adam memberitahu jika ini hanyalah akal akalan Brayen saja untuk mengerjai azell, mereka baik-baik saja, bahkan sekarang sudah dalam perjalanan untuk pulang.
Adam juga memberitahukan jika Dia dan abra mungkin pagi besok sudah sampai di Indonesia. Tentu saja karena abra yang menggunakan jet privatenya.
Adam baru menyadari jika azell sedang hamil, dan dia takut jika terjadi sesuatu dengan kandungan azell, tanpa sepengetahuan Abra, adam memberitahukan semuanya.
" Astaga.. Kak Ray bener-bener gila." Gumam Ais membuat azell menoleh ke arah Ais dengan bingung.
" Kamu harus lihat ini.." Ucap Ais menyerahkan ponselnya kepada azell.
__ADS_1
Azell terkejut bukan main, dia mengepalkan tangannya kuat.
" Sabar Zel.. Kak Abra bucin parah sama kamu.." Ucap Ais yang diangguki oleh azell.
Tapi sorot mata azell sudah mengibarkan bendera peperangan kepada abra, Tidak lama Viya dan kedua Orang Tua abra datang, mereka langsung menghampiri azell.
" Sayang.." Ucap mama kepada azell.
" Azell tidak apa ma.." Jawab azell yang sebenarnya sudah sangat murka dengan ulah abra.
" Abra baik-baik saja.." Jelas mama yang diangguki oleh azell.
Tentu saja karena abra yang sudah memberitahukan kepada mama nya jika dia sudah dalam perjalanan pulang, dan akan memberi kejutan untuk azell.
" Mama punya rencana untuk membuat anak bandel itu kapok... Berani sekali Dia sampai membuat menantu mama yang cantik ini menangis... Awas saja Kamu abra." Ucap mama sambil mengusap pelan air mata azell karena ulah konyol abra.
Mama memeluk azell, lalu mencium kening azell dengan sayang. Sungguh Abra benar-benar konyol karena azell, bahkan dia tidak bisa berfikir dengan jernih lagi.
" tunggu pembalasan aku bang." Batin azell semangat.
Sekitar jam 08.00 pagi. Abra dan Adam sampai di bandara. Dengan semangat tinggi Abra berjalan menuju mobil yang sudah menjemputnya. Tentu saja karena abra belum mengetahui tentang apa yang sudah Adam lakukan kepadanya, apa lagi namanya kalau bukan adam yang sudah berkhianat dengan Abra.
__ADS_1
Bahkan dalam bayangan Abra, azell sedang menangis tersedu karenanya, membayangkan hal itu membuat abra tersenyum dan tidak sabar untuk bertemu dengan azell.
"Dam.. Anterin aku ke mall yuk.." Ajak Abra yang membuat Adam menoleh dengan mengernyitkan keningnya.
" Mau ngapain..? " Tanya Adam kepada Abra.
" Nanti kamu juga tahu." Jawab Abra singkat, sambil terus menampilkan senyuman tampannya.
Abra sudah tidak sabar ingin bertemu dengan azell, meskipun Dia mengerjai azell dengan candaan di atas kewajaran, tapi Abra juga ingin membelikan sesuatu untuk azell, sebagai hadiah karena dia sudah mengerjai istri cantiknya.
" Jangan aneh-aneh dong Bro." Ucap adam mengingatkan Abra.
" Nggak aneh.. Ini tuh akan membuat azell jadi semakin sayang ma aku." Jawab abra songong.
Mobil melaju menuju Mall besar di kota mereka. Setelah sampai di tempat tujuan, Abra dan adam segera masuk ke dalam Mall.
Bahkan beberapa Orang yang menyadari kedatangan Abra langsung berlari menuju ke arah Abra dan Adam.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
__ADS_1
......****Jangan lupa, Like dan Vote****...