FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 721


__ADS_3

Azell sudah selesai berganti baju, dia menatap ke arah Abra yang masih berdiam diri.


' Sorry bang, kita lanjutin nanti malam ya." Ucap azell dengan perminta maafan, tapi azell meminta maaf karena tertunda lagi keinginan Abra, bukan karena awal mula kesalahan azell yang memeluk aldo.


Setelah kepergian azell ke bawah. Abra menghela nafasnya, dia mengacak rambutnya kesal .


" Sial, pisang ku kalah sama piscok yang kecil dan lembek itu!!." Gumam abra dengan nada lirih, tapi begitu kesal.


Abra juga berganti baju, dia berniat akan mengusir adam dan kiki, karena kedatangan mereka keinginannya harus tetunda lagi.


Azell menghampiri kedua sahabatnya dan juga satpam ganteng mereka, benar saja apa yang di katakan oleh Vita tadi, sebuah dus besar dengan beberapa piscok sudah di buka dan siap untuk mereka santap, bahkan bau piscok itu begitu menggugah selera makan azell, meskipun pada dasarnya azell memang sedang nafsu jika soal makanan.


Bahkan tidak hanya satu dus saja, melainkan 5 dus yang di bawa oleh Adam dan Kiki untuk menikmati piscok yang ketiga gadis cantik itu pesan.


Azell dengan semangat langsung mengambil piscok dengan keju dan coklat yang begitu banyak di atasnya.


" Pakai sendok kali Zel." Tegur Ais yang tidak mendapat respont dari azell.


Pasalnya azell mengambilnya dengan tangannya, meskipun sudah di sediakan sendok, Ais hanya menggelengkan kepalanya, sepertinya anak azell ini benar-benar cowok yang mirip dengan Daddynya, cuek itulah yang dapat Ais gambarkan dari calon anak azell nanti.

__ADS_1


"Abra mana Zel?." Tanya Adam sembari mengunyah piscok yang tadi di belinya.


Azell hanya menunjukan ke atas tapi dengan dagunya, azel malas bicara karena mulutnya sedang full dengan piscok yang di makannya.


Tidak lama orang yang baru saja di tanyakan datang, abra sudah berganti baju santai rumahannya, tapi tetap bila gadis-gadis di luar sana yang melihatnya mereka akan tetap terpesona, seperti apapun pakaian Abra memang tidak akan mudah menolak pesonanya.


Abra memandang azell yang sedang begitu lahap memakan piscok nya, bahkan keju mozarela yang ada di piscok itu sampai menempel di bibir azell membuat abra membayangkan yang tidak-tidak tentang itu.


Abra sampai meraba bibir nya dengan lidah nya, dengan mata nya yang terus memandang azell, bukan karena ingin dengan piscok nya, melainkan ingin dengan lamunan imajinasi nya.


Fix untuk saat ini otak abra benar-benar sedang mesum atau omes.


Abra mendekat ke arah mereka, lalu duduk tanpa berminat dengan piscok yang sedang mereka makan.


" Kami nggak makan?." Tanya adam yang dapat gelengan kepala dari Abra.


" Ini enak bang, cobain ya?." Pinta azell kepada abra.


Tetapi abra tetap menggelengkan kepalanya, pertanda memang dia sedang tidak ingin memakan piscok yang sudah membuat keinginan nya tertunda.

__ADS_1


'A.. a.." Ucap azell sembari menyuapkan piscok kepada abra.


Karena terus di paksa oleh azell membuat abra mau tidak mau akhir nya memakan nya juga.


Dan...


Dueerr...


Abra melotot merasakan sensasi kenikmatan piscok yang di balut dengan keju mozarela, juga dengan coklat di bagian paling luar.


...❤️❤️❤️❤️...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Mampir ke ceritaku yang lain ya kak


__ADS_1


__ADS_2