FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 406


__ADS_3

" Auw..." Pekik Abra dan kembali membuka mata nya.


Azell terkikik melihat Abra yang kesakitan.


" Tahu gini dari tadi adik langsung tarik hidung Abang saja biar cepat bangun." Ucap Azell membuat Abra menahan senyum.


" Kenapa memang?." Tanya Abra pura pura tidak tahu.


" Abang, dari tadi di bangunin susah banget.' jawab Azell kesal tapi dengan nada sedikit manja.


" Masak sih???." Tanya Abra dengan tampang menggoda.


" Ikkh nyebelin." Jawab Azell kesal. Abra tersenyum, mengacak rambut Azell pelan.


" Harus nya adik cium biar Abang langsung bangun." Bisik Abra membuat Azell seketika malu.


Wajah Azell terlihat sangat merah, seperti udang rebus, Abra tahu kalau Azell pasti sedang menahan malu nya, dia tersenyum gemas dengan tingkah sang istri


" astaga Abang, tidak tahu saja tadi adik sudah ngelakuin itu." Batin azell yang malu sendiri.

__ADS_1


" Kenapa bengong???." Tanya Abra sengaja.


" Ishh... Siapa yang bengong? Ayo bang pulang, sudah sore." Ajak Azell kepada Abra dan segera berdiri .


Tapi Abra menarik tangan Azell sehingga azell terjatuh tepat di pangkuan Abra.


Mata mereka kembali bertemu, seperti biasa tatapan Abra selalu membuat detak jantung Azell tidak karuan dan siap melompat keluar.


Abra tersenyum dengan mata nya yang masih menatap Azell, sedangkan azell entah malah ingin menjerit tidak bisa menahan detak jantung nya karena senyum manis suami nya itu.


" astagfirullah Abang, please, tidak usah pakai senyum, di saat genting seperti ini, adik tidak bisa nahan, sumpah adik tidak bisa." Batin Azell menjerit.


Hal itu sangat membuat azell semakin tidak karuan, azell menatap Abra dengan penuh keinginan, entah dia ingin Abra melakukan apa, tapi sungguh perlakuan Abra membuat nya semakin tidak bisa berkonsentrasi.


Abra dan Azell kini sama sama sudah terbuai hanya dengan tatapan mata mereka masing masing, di saat Abra akan mendekatkan diri nya untuk mencium Azell, tiba tiba ponsel Azell berbunyi.


Tentu saja suasana yang tadi romantis dan akan berlanjut menjadi kobaran cinta tiba tiba berubah menjadi kikuk dan canggung, Abra berdiri mengusap rambut nya kasar.


Sedangkan Azell dia langsung segera mengambil ponsel nya yang masih terus berbunyi di saku seragam sekolah nya. Ternyata Vita yang menelpon, Azell membuang nafas kasar nya.

__ADS_1


" Apa Vit?." Tanya Azell tanpa mengucap salam.


" Ikh kok nge gas sih? Tas kamu nih, aku sama Amel, Ais di rumah kamu." Ucap Vita.


" Di rumah ku? Ya sudah bentar lagi aku balik." Jawab Azell kepada Vita.


" Kamu di mana sih sama kak Abra? Mama nanyain nih???." Tanya Vita.


" Aku lagi di... Akhhh bang jangan please." Ucap Azell masih di seberang telepon, tapi tiba tiba suara nya terpekik seperti menahan sesuatu.


Vita melotot dengan apa yang dia dengar.


" Kirain Dimana, malah lagi enak enakkan." Gumam Vita langsung menutup panggilan telepon nya.


Ternyata Abra sedari tadi memeluk azell dari belakang, ketika Azell masih di telepon Vita, tidak hanya itu, dia juga mencium tengkuk leher Azell sampai membuat Azell tidak bisa lagi untuk tidak melarang nya dan bersuara.


...❤️❤️❤️❤️...


...To be continued...

__ADS_1


......Jangan lupa, Like dan Vote......


__ADS_2