FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 459


__ADS_3

" kamu jadi tranding lagi " ucap Adam lalu meneguk minuman nya.


" Siapa yang gak kagum dengan Abra." Seru Kiki menyambung ucapan Adam.


Abra hanya nyengir tanpa mempedulikan dan hal itu sudah biasa untuk adam dan miki yang mengerti karekter laki laki tampan di depan nya ini.


Dingin, datar dan sedikit angkut mungkin, tapi ketampanan nya mampu menutupi sikap nya itu, jangan lupakan jika Abraham Prayoga Pamungkas juga sangat tajir.


Ting....


Pesan masuk dari ponsel Abra, membuat Abra mau tak mau merogoh saku untuk mengambil nya.


Abra tersenyum miring melihat siapa yang mengirim pesan.


Adam yang melihat expresi Abra sedikit penasaran.


" Siapa bra????." Tanya Adam yang memang sudah sangat ingin tahu.


" Anak curut." Jawab Abra enteng membuat Adam hanya menganggukan kepala nya.


Abra kemudian membuat pesan yang sandro kirimkan, terlihat wajah terkejut Abra ketika membuka nya, tapi kemudian wajah itu berubah datar lagi Abra tersenyum menyeringai, dia tahu jika anak curut ini sedang mengajak nya bermain main dengan nya dan Abra akan beri dia pelajaran.

__ADS_1


" heh, looking dead." Gumam bara kembali menaruh ponsel nya.


Kiki yang mendengar gumaman Abra menoleh ke arah nya dengan penasaran.


Kiki penasaran siapa yang di maksud oleh Abra, sedangkan Adam sudah tersenyum devil.


Dia cukup tahu apa yang dilakukan oleh anak curut itu.


" Bawa dia nanti ke kantor " ucap Abra menyuruh Adam.


" Kamu yakin bra???." Tanya adak yang di anggukin oleh Abra.


Sedangkan Kiki masih dengan kebingungan nya, siapa yang di maksud oleh ke dua teman nya itu.


" hanya curut kecil yang ingin bermain main." Jawab Adam membuat Kiki semakin penasaran.


" Curut???." Tanya Kiki lagi tak di tanggapi oleh Adam mau pun Abra.


" Ayolah kasih tahu aku " sambung Kiki lagi kepada mereka.


" Nanti kamu juga akan tahu." Jawab Abra membuat Kiki semakin penasaran, tapi dia tidak bertanya lagi.

__ADS_1


Azell, Ais dan juga Vita menuju ke kantin, tiba tiba Dara and the geng juga datang tapi karena dara masih berada di masa hukuman, dara hanya melirik azell tajam.


Dara masih memendam rasa dendam kepada azell, permintaan maaf tempo hari hanyalah semata mata karena pihak kampus dan juga Abra yang meminta.


Jauh di lubuk hati nya Dara sama sekali tidak merasa bersalah, juga masih ingin membuat azell celaka tapi jika masa hukumannya sudah selesai juga dengan cara yang halus tentu nya.


Sedangkan azell, Ais dan Vita tidak mempermasalahkan jika memang dara masih mencari gara gara dengan mereka, karena mereka punya senjata yang akan membuat dara kalah talak juga hancur tentu nya.


Mereka hanya menunggu jika dara berulah lagi dan itu tidak akan lagi mereka rahasiakan, tapi jika dara sudah benar benar berubah tidak lagi mencari masalah, mereka juga tidak akan tega untuk membuat dara hancur.


" tumben bakwan bisa anteng tidak berulah." Celetuk Vita di saat mereka bertiga sudah duduk di kursi kantin.


" Tidak beranilah dia, emang mau masa Semester ini saja???." Jawab Ais yang juga balik bertanya


" biarinlah dia, selagi tidak cari ribut sama kita." Jawab azell membuat Vita dan Ais hanya mengangguk kan kepala nya pelan.


" Eh aku pesenin, seperti biasa kan?." Tanya Vita kepada azell dan Ais.


...❤️❤️❤️❤️...


...To be continued...

__ADS_1


......Jangan lupa, Like dan Vote......


__ADS_2