FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 518


__ADS_3

" Please... Bantuin gue.." ucap laki laki itu memohon kepada Ais, membuat Ais mengernyitkan keningnya.


" Bantuin..?? Maksud loe..?? " Tanya Ais dengan bingungnya.


" Gu... Gue pengen ketemu azell." Jawab laki laki itu dengan nada gemetar.


Sungguh untuk mengucapkan nama seseorang yang sangat dia inginkan, membuat hatinya bergejolak, rasa bersalah dan penyesalan yang begitu dalam sangat dia rasakan sekarang.


" Loe..?? Ketemu azell.?? Untuk apa.???." Tanya Ais masih dengan bingungnya.


" Gu..gue.." Ucap Laki laki itu menggantung karena ponsel aks yang sudah berbunyi.


Ais melirik ponselnya, panggilan dari Vita yang menghubunginya, dan ais tau jika kedua sahabatnya sekarang sedang menunggunya.


Tapi dengan segera laki laki itu merebut ponsel Ais sebelum Ais sempat mengangkatnya.


" Apa sebenarnya mau loe..?? " Tanya Ais sekali lagi, karena merasa tidak yakin dengan jawaban laki laki di depannya.


" Gue cuma mau ketemu azell.. Untuk yang terakhir kalinya... Setelah itu.. Gue nggak akan muncul lagi dihadapan kalian." Jelas laki laki itu, membuat Ais terdiam.


Ya dia adalah Sandro, tadinya dia berniat untuk menemui azell, tapi melihat azell dan Vita berlari meninggalkan Ais, membuat muncul ide diotaknya untuk meminta bantuan kepada Ais.


Karena jika Sandro menemui Zela secara langsung, Sandro sendiri masih bingung dan tak yakin, tapi mengingat besok dia sudah berangkan ke New York, membuat dirinya harus menemui azell terlebih dahulu .

__ADS_1


Sandro ingin meminta maaf atas apa yang dilakukannya kepada azell, meskipun dia tidak berniat untuk menceritakan apa yang sudah dilakukannya kepada azell


" Oke... Gue bakal kasih kesempatan buat loe ketemu sama Azell, tapi tolong jangan lakukan hal yang akan membuat orang rugi nantinya." Jelas Ais yang mulai mengerti dengan tujuan Sandro.


Sandro langsung mengangguk dengan ucapan Ais.


" Baik.. Gue janji. Thanks sebelumnya." Jawab Sandro dengan senyum yang ntah kenapa membuat ais bergidik ngeri.


Sandro kembali memakai topi dan maskernya, kemudian dengn perlahan, dia membuka pintu toilet. Sandro berjalan keluar diikut Ais, dan sekarang Ais berjalan terlebih dahulu dengan Sandro di belakang Ais, mengikutinya menuju parkiran.


Baru Ais melangkahkan kakinya menuju parkiran, terlihat Vita yang sudah berjalan menghampirinya.


Tadinya baik azell dan Vita sama sama khawatir dengan Ais yang tidak kunjung menyusul mereka.


" Sorry aku tadi ada perlu." Jawab Ais pelan, membuat Vita akhirnya menyadari dengan laki laki yang berdiri dan menunduk di belakang Ais.


" Kamu.. Sama siapa..?? " Tanya Vita menyelidik.


" Nanti gue ceritain.., azell masih dimobil kan.?? " Tanya Ais seketika membuat Vita mengingat Azell yang tadi sempat mengeluhkan sakit di perutnya.


" Akh.. Iya.. Ayo kita segera kemobil.." Jawab Vita langsung menarik tangan Ais, diikuti Sandro yang juga merasa cemas mendengar azell sakit di perutnya.


Sampai dimobil, azell terlihat sangat pucat, dan itu sukses membuat kedua sahabat nya semakin panik sampe tidak bisa berfikir jernih.

__ADS_1


Begitu juga dengan Sandro yang merasa khawatir melihat keadaan azell, tapi baik azell maupun Vita masih tidak tau laki laki yang dibawa oleh Ais itu.


" Zel... azell kami kenapa..?? " Tanya Ais khawatir.


" Aku nggak apa apa kok.. kamu lama banget sih Ais.." Jawab azell masih mencoba untuk biasa saja.


" Kenapa kamu nggak telp Kak abra apa Bunda atau Mama gitu..??" Kesal Ais kepada Vita.


" Tadi aku mau telp, tapi Azell mencegahnya." Jawab Vita merasa bersalah.


" Akh... Sudah kita kerumah sakit dulu.." Ajak Ais frustasi.


" No..." Jawab Azell cepat membuat Ais dan Viya menatap Azell diam.


" Tunggu apa lagi ayo..." Ajak Sandro yang sukses membuat azell menoleh ke arah nya.


" Dia..?? Siapa..??" Tanya azell dengan bingung dan juga suara lemah. Tak lama azell sudah tidak sadarkan diri, membuat Ais dan Vita kalang kabut karena begitu kalut.


...❤️❤️❤️❤️...


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...

__ADS_1


__ADS_2