
' Nah tuh.. Dengerin, Ibu negara lagi ceramah." Sambung Kiki yang dapat jitakan di kepala dari Adam.
" Yang ceramah Ustadzah Man, bukan Ibu negara." Ledek adam membuat Kiki terkikik.
" Sorry yank, kita ketawa bukan karena Vita atau kalian, kita emang lagi becanda, iya kan?." Ucap abra agar azell dan kedua sahabatnya tidak lagi marah.
" lya... Iya benar apa yang abra bilang." Jawab adam dan Kiki kompak.
Tian ingin tertawa melihat betapa bucinnya abra kepada azell, bahkan hanya karena azell dan kedua sahabatnya marah saja segitu takutnya abra, sampai harus berbohong tentang apa yang sebenarnya membuat mereka tertawa.
Azell dan ais masih diam tanpa menjawab , mereka malas untuk berdebat dengan cowok-cowok tampan di depan mereka.
Tapi, tidak lama kiki berjalan ke depan mereka. Ke depan Vita lebih tepatnya, bahkan Kiki langsung menggenggam tangan Vita, membuat Vita terkejut dan menatap kiki ragu, begitu juga dengan azell dan Ais yang juga menatap ke arah Kiki, mereka ingin tahu apa yang akan kiki lakukan atau katakan kepada Vita.
__ADS_1
Terasa dingin telapak tangan Vita, membuat kiki semakin yakin, jika Vita saat ini sedang merasa begitu malu karena kekonyolan nya tadi yang buang gas sembarang tempat dengan suara yang cukup keras.
Jujur saja mengingat hal itu membuat kiki ingin tertawa, tapi ini bukan saat yang tepat, kiki harus membuat Vita ceria seperti tadi lagi.
" Beb... Aku denger suara kentut kamu tadi." Ucap kiki terjeda yang sukses membuat Vita menatap kiki tidak percaya, dan merasa semakin malu di depannya dan sahabat mereka.
Begitu juga dengan azell dan Ais yang menatap kiki tidak percaya, apa yang kiki katakan itu akan membuat Vita semakin malu nantinya.
Hanya Tian seorang yang masih ingin tahu apa yang akan pasangan yang menurutnya konyol ini lakukan atau pun katakan.
Tian baru menyadari jika abra dan Adam sekarang sangat jauh berbeda dengan dulu sebelum mengenal gadis-gadis cantik di depannya ini.
" Tapi kamu harus tau Beb, suara kentut kami adalah suara kentut terindah yang pernah aku denger, bau kentut kamu adalah bau kentut terwangi yang pernah aku cium, bahkan parfum mahal yang sering orang pakai, kalah jauh dengan bau kentut kamu, aku rela di kentutin kamu setiap hari beb, karena apa yang aku katakan ini semua benar adanya dari hati ku, dari Kiki yang akan selalu menyayangimu." Jelas kiki yang sempat membuat Vita semakin kesal tapi akhirnya tersenyum juga.
__ADS_1
Kiki tersenyum tampan ke arah Vita, dengan tangannya di regangkan agar Vita memeluknya, tentu saja dengan senang hati Vita melakukannya, Vita memeluk kiki dengan erat.
Meskipun awalnya kesal dengan kata-kata kiki tadi, tapi setelah mendengar penuturan di akhir perkataan kiki tadi membuat Vita akhirnya tersenyum dan merasa senang karena kiki menyayangi seperti apa pun Vita, itu tandanya kiki mencintai Vita dengan tulus dan menerima kekurangan Vita.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak
__ADS_1